Home / Berita / 1.666 Orang Masuk DPK

1.666 Orang Masuk DPK

Komisioner KPU Jepara gelar rapat pleno penetapan DPK
Komisioner KPU Jepara gelar rapat pleno penetapan DPK

JEPARA – Jumlah pemilih pada Pemilu DPR, DPD dan DPRD di Kabupaten Jepara bertambah 1.666. Jumlah tambahan pemilih tersebut merupakan hasil penyusuran KPU Jepara bersama PPK, dan PPS terhadap warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih, namun belum tercatat dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS), Daftar Peilih Sementar Hasil Perbaikan (DPSHP), Daftar Pemilih Tetap (DPT), maupun Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Tambahan 1.666 pemilih itu diakomodasi sebagai Daftar Pemilih Khusus (DPK). Warga yang tercatat sebagai DPK ini juga mendapat hak sama dalam menyalurkan suaranya pada tanggal 9 April 2014 mendatang di TPS yang telah ditetapkan. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara M Haidar Fitri saat memimpin rapat pleno penetapan DPK, Selasa malam (24/3) menjelaskan, penetapan DPK ini diatur dalam UU nomor 8 tahun 2012 tentang pemilihan umum anggota DPR, DPD dan DPRD pasal 40 ayat 5 dan 6. “Dalam hal terdapat warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih dan tidak memiliki identitas kependudukan dan atau tidak terdaftar dalam DPS, DPSHP, DPT dan DPTb, KPU melakukan pendaftaran dan memasukkannya ke dalam DPK,” paparnya. Pendaftaran DPK ini, menurut UU 8 tahun 2012 dilakukan oleh KPU Privinsi. Oleh karenanya, KPU kabuaten, PPK dan PPS dalam menyusun DPK ini sifatnya membantu KPU provinsi. “Kami sudah memastikan bahwa warga yang dimasukkan dalam DPK itu memang belum tercatat dalam daftar pemilih. Jadi tidak mungkin tercatat dua kali (ganda) karena sudah kami pastikan dalam portal system daftar pemilih (sidalih),” tandasnya. Penyusunan DPK ini, pada dasarnya menjadi bukti bahwa KPU serius dalam melindungi hak konstitusi warga negara yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih. Bahkan, jika masih ada warga Negara yang belum tercatat dalam DPT, DPTb maupun DPK, masih ada kesempatan untuk menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan KTP atau passport kepada petugas KPPS pada hari palaksanaan pemugutan suara (9 April 2014) di TPS yang berada di alamat sesuai KTP. Warga tersebut masuk dalam Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb). Dengan tambahan 1.666 pemilih itu, maka jumlah pemilih di Kabupaten Jepara sekarang menjadi 830.169. Terdiri dari 413.260 pemilih laki-laki dan 416.909 pemilih perempuan. Jumlah pemilih ini akan terus dipelihara sampai pada hari H pemungutan suara. Pemeliharaan dilakukan pada pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat (TMS) seperti meniggal dunia, alih status sebagai anggota TNI/Polri, terkena gangguan jiwa, pindah domisili atau sebab lain yang dapat menghilangkan hak pilih seseorang. (**)