Home / Berita / Calon Presiden BEM Bersama Mahasiswa Unisnu Tolak Politik Uang

Calon Presiden BEM Bersama Mahasiswa Unisnu Tolak Politik Uang

img_5358

KPU Jepara.go.id – Dua pasangan calon presiden Badan Ekseskutif Mahasiswa (BEM) Unisnu Jepara menyatakan menolak politik uang di Pemilu 2019 mendatang. Penolakan tersebut juga diikuti ratusan mahasiswa Unisnu Jepara saat mengikuti Sosialisasi Pemilu 2019 dan Debat Kandidat Calon Presiden BEM di depan Rektorat Unisnu Jepara Selasa (13/11) sore.
Di depan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara Jepara Subchan Zuhrie dan anggota KPU Kabupaten Jepara Ris Andy Kusuma dan Siti Nur Wakhidatun, mereka juga secara serempak menyatakan penolakan terhadap isu SARA dan tidak menyebarkan hoaks. “Mari sukseskan Pemilu 2019 dengan menolak hoaks, menolak SARA, dan menolak politik uang,” tegas Subchan Zuhrie.
Dia menjelaskan, mahasiswa merupakan agen perubahan dengan berpikir cerdas dan kritis terhadap persoalan yang ada. “Tidak menjadi agen berita hoaks. Karena mahasiswa sangat rentan dengan berita hoaks dengan mudahnya menyebarkan di media sosial,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhrie mengajak para mahasiswa untuk berkonstribusi positif di Pemilu 2019 mendatang. Caranya dengan terlibat dalam setiap tahapan pemilu.
Selama ini sebagian mahasiswa hanya tahunya tahapan pemilu saat mencoblos surat suara saja. Padahal, tahapan pemilu itu ada pemutakhiran pemilih, pencalonan, kampanye, masa tenang, pemungutan suara, perhitungan suara, rekapitulasi suara, dan penetapan calon terpilih.
img_5368
Ketua KPU Kabupaten Jepara langsung mengajak mahasiswa mengecek nama mereka sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau belum. “Caranya melalui handphone. Semuanya sudah pakai Android. Buka aplikasinya dan masukan NIK. Nanti akan muncul terdaftar di TPS berapa dan di desa mana,” paparnya.
Subchan menambahan, mahasiswa juga dapat berkontribusi menjadi anggota KPPS. Rencananya KPU Kabupaten Jepara akan membuka rekrutmen anggota KPPS pada Maret mendatang.
Pemilu 2019 mendatang di Kabupaten Jepara ada 3.285 TPS. Setiap TPS membutuhakn tujuh anggota KPPS. Sehingga kebutuhannya mencapai 22.995 anggota. “Bagi yang ingin bisa kembali ke kampung halamannya untuk mendaftar menjadi anggota KPPS,” paparnya.
Sementara itu, Ketua KPU Mahasiswa Unisnu Jepara Najih mengucapkan terima kasih kepada KPU Kabupaten Jepara karena sudah memfasilitasi sosialisasi Pemilu 2019 dan Debat Kandidat Calon Presiden BEM. Di periode ini ada dua calon presiden dan wakil presiden BEM Unisnu. Yaitu, calon nomor 1 Khoirul Ma’arif dan Khabib Aminudin. Untuk calon nomor 2 M Sahal Fikri dan Atika Dwi Cahyani. “Diharapkan teman-teman bisa aktif mengikuti tahapan pemilu. Di tahun mendatang akan memilih Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten,” paparnya. (kpu jepara)

img_5360 img_5363
img_5372