http://www.kpujepara.go.id/wp-content/uploads/2019/02/KPUJEPARA-KECIL.jpg
Home / Berita / Jadi Pemilih Pemula, Patrik Bangga

Jadi Pemilih Pemula, Patrik Bangga

20190311_173001

Kpujepara.go.id – Sebanyak 245 pelajar Madrasah Aliyah Mathalibul Huda Mlonggo Kabupaten Jepara, Minggu (10/3) malam menggelar doa Bersama di sekolah setempat. Mereka semua kelas 12 dan sedang menjalani ujian akhir sekolah, dan siap-siap menjalani ujian nasional. Ada suasana khidmad dan penuh harap bisa sukses menjalani ujian. Mereka tak ingin tegang. Usai doa bersama, suasana lebih rilaks saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara mensosialisasikan pemilu 2019 dengan metode yang cair.

Hadir di antaranya Komisioner KPU Jepara Muhammadun, tiga anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mlonggo, yaitu Ahmad Toha, Ismawati dan Wardoyo. Mereka diterima Kepala MA Mathalibul Huda Syaifun Nashir. “Para siswa yang sebentar lagi lulus ini sebagian besar sudah memiliki KTP dan mereka butuh informasi kepemiluan. Meski sedang ujian, mereka tetap menyelakan waktu untuk menerima informasi kepemiluan karena sebentar lagi akan ada pemilu,” kata Syaifun Nashir.

Muhammadun yang membuka sosialisasi pemilu, langsung mengecek ulang apakah para siswa tersebut sudah memiliki KTP elektronik. Saat ditanya, mayoritas sudah memilikinya. Namun mereka belum mengecek ulang apakah sudah masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Muhammadun lantas memandu caranya dengan masuk ke www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id dengan mengetik nama lengkap dan nomor induk kependudukan (NIK). Patrik Adi Saputra, siswa MA Mathalibul Huda asal Desa Srobyong Kecamatan Mlonggo lantas mencobanya. Saat dicek, ia benar-benar masuk DPT di salah satu TPS di desanya. Patrik mengaku senang. “Saya akan menjadi pemilih pemula, dan akan saya gunakan hak pilih saya pada pemilu 17 April nanti,” kata dia.

Selanjutnya, sosialisasi disampaikan Ismawati, anggota PPK Mlonggo. Ia menunjukkan specimen lima jenis surat suara kepada para siswa tersebut dengan dibantu Wardoyo, termasuk bagaimana mencoblos yang sah. Sementara itu Ahmad Toha secara runtut menjelaskan proses datang ke TPS. Mulai dari rumah dengan membawa formulir C-6 (formulir pemberitahuan pemungutan suara), KTP atau kartu identitas lain, sampai ke TPS, mencoblos, sampai meninggalkan TPS. “Panduan ini penting untuk para pemilih yang kali pertama akan menggunakan hak pilihnya ke TPS. Tak perlu grogi, dan pastikan sudah memiliki pilihan yang tepat,” kata dia. (muh/kpujepara)

20190311_172923