Home / Berita / Karang Taruna Diminta Turut Tingkatkan Partisipasi

Karang Taruna Diminta Turut Tingkatkan Partisipasi

img_7286

Jepara, Kpujepara.go.id – Dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah Tahun 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara melanjutkan kegiatan Sosialisasinya. Kali ini KPU Jepara menyambangi organisasi kepemudaan, Karang Taruna se-Jepara, di Aula Panti Asuhan Miftahul Jannah, Kauman Jepara Kamis (29/3/18).

Acara tersebut dihadiri Komisioner KPU Jepara divisi perencanaan keuangan dan logistik, Koko Suhendro, Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Jepara Eko Budi Supriyanto, Dinsospermades, dan seluruh perwakilan anggota Karang Taruna di tiap kecamatan di Jepara.

Komisioner KPU Jepara Koko Suhendro menyampaikan, Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan yang cukup populer di masyarakat, memiliki peran yang sangat besar untuk meningkatkan partisipasi dan integritas masyarakat saat pemilu.

“Ada empat partisipasi Karang Taruna dalam mewujudkan Pilgub yang Becik Tur Nyenengke. Pertama, Karang Taruna bisa menjadi penyelenggara pemilu. Kedua bisa melakukan pendidikan pemilih. Ketiga, bisa menjadi tim survey saat pemilu, dan yang terakhir adalah menggunakan hak pilihnya”. Kata Koko Suhendro.

Koko melanjutkan, Karang taruna bisa ikut serta bergabung menjadi penyelenggara pemilu, seperti PPK,PPS,PPDP, KPPS maupun bergabung dalam panitia pengawas pemilu. “Saya yakin pemuda memiliki pemikiran yang lebih segar, dan memiliki semangat lebih dibandingkan para orang tua” tambahnya.

Apabila belum bisa menjadi penyelenggara pemilu, Karang Taruna bisa meningkatkan integritas dan partisipasi pemilih dengan menyelenggarakan sosialisasi. “Seperti sekarang ini, salah satu bentuk aktivitas Karang Taruna dalam meningkatkan Partisipasi Masyarakat” ungkap Koko di sela-sela sosialisasinya.

Koko melanjutkan, peran terakhir yang bisa dilakukan Karang Taruna adalah memberikan hak pilihnya. “Tentu saja yang paling penting dari semua ini adalah bisa ikut bersuara, dan datang ke TPS”. Berkaitan dengan aktivitas memilih, Koko menerangkan dalam Pilgub kali ini, ada syarat baru yang harus dipenuhi, yaitu memiliki KTP Elektronik/Surat keterangan Disdukcapil. Terlihat beberapa anggota Karang Taruna menunjukkan KPT Elektroniknya sebagai bukti siap memilih.

“Kami berharap kepemilikan KTP elektronik ini tidak hanya diketahui oleh Karang Taruna, tetapi juga bisa disebarkan pada mayarakat. Karena Karang Taruna memiliki andil yang besar sebagai organisasi kepemudaan yang dipercaya masyarakat tentu bisa menginformasikan syarat baru pemilih ini” tandasnya.

Ia menambahkan,  Karang Taruna diharapkan bisa menjadi pelopor, sehingga bisa membawa pemilu pada level yang demokratis dan bermartabat, Becik tur Nyenengke seperti tag line Pilgub Jateng Tahun 2018 ini.

Pada sosialisasi tersebut, para nara sumber juga mengajak Karang Taruna juga bisa bersama-sama memeerangi praktik politik uang. Berkaitan dengan hal ini Ketua PN Jepara Eko Budi Supriyanto menjelaskan, pemuda sebagai pelaku politik sangat riskan terpengaruh politik uang. Eko meyakini politik uang tidak akan hilang begitu saja tanpa diimbangi dengan semangat pemudanya untuk memeranginya. (F2@/hupmas KPU Jepara)

karang-taruna