Home / Berita / Kegembiraan Warga di Tengah Pentas Budaya Bertema Kepemiluan

Kegembiraan Warga di Tengah Pentas Budaya Bertema Kepemiluan

 

 

 

 

26ksos2-kpu
PENTAS SENI: Para pemeran seni kethoprak saat mementaskan lakon Rama-Shinta dengan pesan-pesan kepemiluan di lapangan alun-alun RS Rehatta Desa Kelet Kecamatan Keling, Jepara, Sabtu (24/11) malam.

 

Lebih dari 1.000 warga berkumpul di lapangan alun-alun Rumah Sakit Rehatta di Desa Kelet Kecamatan Keling Kabupaten Jepara, Sabtu (24/11) malam. Mereka menyaksikan seni kethoprak yang dimainkan para remaja dan pemuda dari kelompok Carang Pakang Desa Bandengan. Dengan mengambil lakon Rama-Shinta, pentas itu disisipi banyak pesan-pesan tentang kepemiluan.

Warga terhibur lantaran kethoprak itu dikemas denngan sentuhan humor. Hadir di antaranya Muspika Kecamatan Keling, para tokoh masyarakat, juga warga yang memenuhi lapangan tersebut. Seluruh komisioner KPU Kabupaten Jepara, serta jajaran sekretariat hadir mmeberikan sosialisasi, termasuk membagi doorprize, cendera mata, dan selebaran kepemiluan.

Ketua KPU Jepara Subchan Zuhrie membuka pentas budaya di Kecamatan Keling yang berbatasan dengan Kabupaten Pati tersebut. Ia mengajak warga menyambut pemilu 2019 dengan suka cita dan penuh harapan positif dalam memilih para pemimpin. “KPU, bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat yang lain, akan bahu-membahu untuk bersama-sama menghadirkan atmosfer pemilu yang menyenangkan. Pemilu bukan sesuatu yang mengkhawatirkan, apalagi menakutkan. Pemilu adalah momentum bagaimana rakyat berdaulat dan antusias dalam memberikan beragam bentuk partisipasinya,”  kata Subchan Zuhrie. Dua komisioner KPU, yaitu Muntoko dan Risandy Kusuma juga bergabung dalam pentas itu setelah baru tiba dari Karimunjawa mengawal seleksi anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) Karimunjawa.

Kethoprak itu diwarnai atraksi-atraksi yang memantik daya tarik warga. Namun di sela-sela serunya kisah yang dibawakan, diselingi dengan pesan-pesan kepemiluan, misalnya tentang pentingnya menepis, mencegah dan memerangi kabar-kabar hoaks yang kerap muncul menjelang dan saat pemilu. Selain itu juga mendiskusikan bagaimana membendung politik uang dan politik yang membawa-bawa unsur suku, agama dan ras. Warga antusias bertanya tentang tema kepemiluan dan panitia menyediakan hadiah payung dan mug.

Guru TK dan Ibu-ibu PKK

26ksos3-kpu
DISKUSI: Para guru TK saat mengikuti diskusi kepemiluan bersama KPU Jepara di gedung Muslimat Jepara, Sabtu (24/11).

Pagi hari sebelum pentas budaya itu digelar, di Gedung Muslimat Jepara juga berlangsung sosialisasi kepemiluan yang melibatkan kalangan guru-guru TK Muslimat. Lebih dari 100 guru TK mengikuti  acara itu. Di antara mereka mendiskusikan isu-isu pendidikan anak, kesetaraan gender, serta hal-hal yang sifatnya prosedural terkait pemilu, terutama soal peendataan pemilih. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Muhammadun memandu memandu acara itu.

26ksos1-kpu
INFORMASI PEMILU: Para ibu dari Desa Bugel Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara membaca informasi pemilu melalui selebaran yang dibagikan KPU di sela-sela diskusi tentang kepemiluan, Minggu (25/11) sore.

Sementara itu pada Minggu (25/11) sore, seratusan ibu-ibu di Desa Bugel Kecamatan Kedung juga mengikuti dialog kepemiluan yang dipandung salah satu anggota KPU Jepara Siti Nurwakhidatun.  Pertemuan itu digelar di salah satu rumah warga. Mereka memenuhi ruangan dalam rumah serta pelataran sambil membaca informasi-informasi terbaru tahapan pemilu yang sedang di jalankan KPU. (KPU Jepara)