Home / Berita / KPU GELAR PRESS CONFERENCE

KPU GELAR PRESS CONFERENCE

PRESS CONFERENCEJEPARA – Media massa menjadi salah satu alat efektif untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat (public). Untuk itu, KPU Jepara terus jalin kerjasama dengan para wartawan dari berbagai media massa, baik cetak, elektronik maupun online dalam menginformasikan semua tahapan pemilu, sosialisasi maupun pendidikan politik kepada masyarakat.

Senin (24/2/2014), KPU Jepara gelar press conference yang dihadiri sekitar 15 wartawan. Dalam kesempatan itu, secara bergantian lima komisioner KPU Jepara menyampaikan tahapan pemilu sesuai dengan divisinya.

Dimulai dari Ketua KPU Jepara M Haidar Fitri menyampaikan bahwa Pemilu 2014 yang akan diselengarakan 9 April 2014 tinggal menunggu hitungan hari. “Terhitung mulai saat ini (24 Februari 2014), hanya ada waktu 43 hari lagi menuju puncak pesta demokrasi lima tahunan ini,” ujarnya.

Waktu yang tersisa menuju 9 April 2014 tentu membuat KPU selaku penyelenggara pemilu tidak bisa lagi tidur nyenyak. Namun, KPU Jepara optimostis penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Jepara akan berjalan lancar dan sesuai harapan masyarakat. Optimisme KPU selaku penyelenggara berpijak pada apa yang sudah dijalankan selama ini tidak melenceng dari peraturan Undang Undang No 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD, serta Peraturan KPU terkait dengan Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan maupun peraturan KPU lain yang ada.

Diterangkan, dalam hal tahapan, Pemilu 2014 ini telah memasuki beberapa tahapan penting. Saat ini KPU tengah membentuk badan penyelenggara di tingkat paling bawah, yakni Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).  Pembentukan KPPS ini paling akhir pada 9 Maret 2014.  Mengacu pada UU No 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu, jumlah KPPS di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) maksimal berjumlah 7 (tujuh) orang.  Jadi untuk memenuhi kebutuhan 2.222 TPS di Jepara, maka KPU akan membentuk KPPS sejumlah 15.554 orang.

Dalam hal memantabkan kesiapan penyelenggara pemilu, KPU Jepara juga melakukan Konsolidasi Penyelenggara Pemilu 2014 dan bimbingan teknis (bimtek) yang diikuti seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) beserta Skretaris PPK yang diselengarakan Senin, 24 Februari 2014 ini. Konsolidasi dan Bimtek bagi penyelenggara akan ditindaklanjuti ke tingkat Panitia Pemungutan Suara PPS (PPS), dan KPPS.

“Bimtek bagi penyelenggara ini pada intinya untuk menandaskan kembali kesiapan penyelenggara mulai dari KPU, PPK, PPS sampai tingkat paling bawah KPPS. KPU juga ingin mengingatkan kembali komitmen integritas, netralitas dan independensi penyelenggara. KPU tidak ingin ada satupun penyelenggara yang tidak netral dan independen dalam penyelenggaraan pemilu 2014 ini.,” paparnya. Dalam bimtek, KPU memberikan penjelasan terkait teknis pemungutan dan rekapitulasi suara yang akan dilakukan mulai dari KPPS, PPS, PPK sampai KPU.

Dalam waktu dekat, KPU Jepara juga akan menggelar gerak jalan sehat menuju Pemilu 9 April 2014 pada Minggu, 9 Maret 2014 mendatang. Gerak jalan sehat ini akan diikuti seluruh penyelenggara pemilu dari KPU, PPK sampai PPS beserta jajaran sekretariat, semua partai peserta pemilu, Forkopinda, semua SKPD, camat dan para stake holders lainnya. Gerak jalan sehat ini juga akan dilombakan bagi para kelompok pemilih pemula. Peserta lomba dapat mendaftar dengan ketentuan setiap kelompok terdiri dari minimal 10 orang.

Kemudian, dalam hal kesiapan logistik pemilu, yang sudah siap untuk didistribusikan ke TPS adalah kotak suara, bilik suara, alat coblos (paku dan bantalan),  tinta tanda sudah mencoblos, stiker untuk ditempel di  kotak suara, amplop yang dipakai untuk membungkus formulir. Saat ini KPU Jepara masih menunggu pengiriman surat suara dan formulir yang masih dalam proses cetak.

Untuk pengelolaan logistik pemilu, KPU sudah menjadwalkan, yakni sortir, pelipatan dan pengepakan logistik pada 15 – 31 Maret 2014. Distribusi ke PPK 1 – 5 April 2014, kemudian distribusi ke PPS 5 – 8 April 2014, dan distrikusi ke TPS pada 8 April 2014. Semua kelengkapan pemungutan suara di TPS sudah harus tersedia pada tanggal 8 April 2014.

Terkait dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT), perlu diketahui bahwa DPT yang dipakai pada pemilu 2014 adalah DPT pleno pada 17 Januari 2014. Jumlah DPT di Kabupaten Jepara L : 412.876, P : 416.411, jumlah : 829.287. Dengan jumlah kecamatan 16, Desa/kelurahan ada 195, dan jumlah TPS ada 2.222.

Saat ini, KPU juga masih dalam proses pemeliharaan DPT. Yakni dengan mencoret pemilih yang sudah tidak lagi memenuhi syarat (TMS) sebagai pemilih karena: meninggal dunia, alih status menjadi TNI/Polri, pindah domisili, gangguan jiwa. KPU saat ini juga tengah mendata bagi warga Negara Indonesia yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih namun belum tercatat dalam DPT. Warga tersebut akan dimasukkan dalam daftar pemilih khusus (DPK). Pendataan DPK ini akan berakhir pada 26 Maret 2014. Upaya KPU selanjutnya dalam melayani hak konstitusi warga negara, meski belum tercatat dalam DPT mapun DPK, warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih masih dapat menggunakan hak pilihnya dengan membawa kartu identitas kependudukan berupa KTP atau paspor ke TPS di desa sesuai alamat yang tertulis pada kartu identitasnya.

Tahapan penting lainnya adalah, saat ini KPU tengah menunggu pelaporan dana kampanye dari semua partai politik peserta pemilu 2014. Pelaporan dana kampanye ini terdiri dari tiga macam. Yakni laporan penerimaan dana kampanye (periode kedua), laporan pembukaan rekening khusus dana kampanye (RKDK), dan laporan awal dana kampanye. Batas akhir tiga jenis pelaporan dana kampanye tersebut pada 2 Maret 2014.

Dalam hal ini, partai politik diwajibkan memenuhi ketentuan pelaporan. Sebab, sanksi bagi partai politik yang tidak melaporkan dana kampanye sampai 2 Maret 2014 sangat berat. Yakni partai yang bersangkutan akan dibatalkan kepesertaannya dalam pemilu 2014.

Kemudian tahapan berikutnya adalah menyongsong kampanye terbuka. Sesuai jadwal, kampanye terbuka akan dimulai pada 16 Maret hingga 5 April 2014. Sebelum digelar kampanye terbuka, KPU akan menggelar kirab dan deklarasi kampanye damai yang diikuti semua partai peserta pemilu pada 15 Maret 2014. (**)