Home / Berita / KPU JEPARA GELAR DEKLARASI PILGUB DAMAI DAN SANTUN

KPU JEPARA GELAR DEKLARASI PILGUB DAMAI DAN SANTUN

img_5680

 

img_5708

Jepara, kpujepara.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara menggelar Deklarasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018 yang Damai dan Santun. Deklarasi yang dgelar di Aula Kantor KPU Jepara Selasa (6/3/18) dihadiri perwakilan tim kampanye dari semua pasangan calon, pimpinan partai politik, dan sejumlah pimpinan dinas instansi terkait.

Deklarasi Pilgub Damai dan Santun ini merupakan bagian dari usaha KPU Jepara untuk mengajak seluruh Stakeholder, tim kampanye maupun Partai Politik untuk mewujudkan Pilgub yang damai, santun, bermartabat, demokratis dan berintegritas.

“Walau tanpa deklarasi kita yakin Pilgub di Jepara akan berjalan damai, namun kita juga perlu suarakan terus menerus agar komitmen itu menjadi ruh bagi kita semua. Ruh kedamaian, ruh kesantunan dan ruh untuk bermartabat,” kata Divisi SDM dan Parmas KPU Jepara Subchan Zuhri. Ditambahkan, terwujudnya Pilgub yang damai dan santun bukan hanya tanggung jawab KPU Jepara, melainkan tanggung jawab semua masyarakat, khususnya para peserta pemilihan dan tim kampanyenya.

Subchan menilai keadaan Jepara selalu aman, konflik antar kelompok dalam pemilu biarlah hanya menjadi masa lalu yang tidak boleh terulang hingga sekarang. Lebih lanjut ia menambahkan, saat ini sedang berjalan dua tahapan pemilu. Yang pertama Pilgub Jawa Tengah yang saat ini tahapan kampanye, dan Pemilu 2019 tahapan pembentukan penyelenggara. Untuk menjaga kondusifitas, Subchan mengimbau pada Parpol untuk melakukan kampanye pada Pilgub saja, karena Pemilu 2019 belum dilaksanakan tahapan kampanye.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Panwas Kabupaten Jepara Arifin, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, Kasdim Jepara, Mayor inf Chabibi, yang secara bergantian turut memberikan pengarahan.

img_5714img_5716

Kapolres Jepara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho menilai, ada empat macam ancaman pilkada yang perlu dihindari, seperti isu SARA yang dikembangkan untuk memecah belah, kampanye hitam, pembunuhan karakter pada salah satu calon, dan politik uang. Kapolres Jepara menerangkan, Jepara merupakan daerah yang jarang terjadi konflik pemilu, untuk itu warga Jepara perlu mempertahankan keadaan ini. “Kita masih belum lupa luka Pilgub DKI kemarin, di mana ada oknum yang memanfaatkan SARA untuk memecah belah persatuan dan kesatuan. Kami berharap masyarakat Jepara bisa mempertahankan kondusifitasnya, ikut serta berpartisipasi dan berintegritas, karena sejak dulu Jepara terkenal menjadi tolok ukur di Jawa Tengah dalam hal pemilu aman” tambahnya.

Acara lalu dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi oleh masing masing perwakilan pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018. Di mana pendukung wakil calon nomor urut satu dibacakan oleh Junarso dari PDI P, dan nomor urut dua dibacakan oleh Zakaria Anshori dari PKB. Setelah itu seluruh stakeholder yang terkait menandatangani deklarasi untuk ikut serta mewujudkan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang damai dan santun.

Adapun isi deklarasi tersebut, Siap menjalankan tahapan Pilgub yang bermartabat, demokratis, damai dan berintegritas; Mewujudkan kedamaian daerah dan menjaga keutuhan NKRI; Tunduk dan patuh pada Undang-Undang; Siap menerima hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018. (F2@/hupmas KPU Jepara)

img_5698img_5693

.