Home / Berita / KPU Jepara Gelar Sosialisasi dan Rakor Tahapan Kampanye

KPU Jepara Gelar Sosialisasi dan Rakor Tahapan Kampanye

Komisioner KPU Jepara sedang menjelaskan materi tahapan kampanye kepada peserta sosialisasi dan rakor, Selasa (4/9/2018).
Komisioner KPU Jepara sedang menjelaskan materi tahapan kampanye kepada peserta sosialisasi dan rakor, Selasa (4/9/2018).

 

kpujepara.go.id – Tahapan kampanye sebagaimana dalam Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2018 akan dimulai 23 September 2018. Kampanye pemilu 2019 dilaksanakan serentak baik untuk Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, maupun kampanye calon anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota.

Untuk menghadapi tahapan kampanye yang tinggal beberapa hari lagi, KPU Kabupaten Jepara, Selasa (4/9/2018) menggelar sosialisasi dan rapat koordinasi bersama partai politik peserta Pemilu 2019 di aula KPU Jepara. Hadir pula dalam sosialisasi dan rakor itu dari Polres Jepara, Kodim 0719/Jepara, Kejaksaan Negeri, Satpol PP, Kesbangpol, serta perwakilan dari Setda Jepara.

Komisioner KPU Jepara Subchan Zuhri Divisi SDM dan Parmas Subchan Zuhri yang menjadi narasumber dalam acara itu menyampaikan bahwa kampanye Pilpres, maupun Pileg dilaksanakan bersamaan mulai 23 September 2018 sampai 13 April 2019. Tahapan Kampanye yang sangat lama ini harus disiapkan dengan baik agar saat pelaksanaan tidak ada pelanggaran.

“Kami berharap semua partai politik peserta Pemilu 2019 maupun tim kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden maupun calon DPD dapat memedomani ketentuan PKPU 23 Tahun 2018 tentang Kampanye,” kata Subchan. KPU Jepara juga membagikan PKPU nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye dan PKPU Nomor 24 Tahun 2018 tentang Dana Kampanye kepada semua partai politik dan stakeholder yang hadir dalam acara sosialisasi dan rakor kampanye.

Subchan menambah, dalam tahapan kampanye ini, pada pasal 33 Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018, KPU dapat menfasilitasi pemasangan alat peraga kampanye (APK). “Terkait dengan fasilitasi APK ini, KPU RI telah membuat petunjuk teknis yang akan kami pedomani. KPU Kabupaten akan memfasilitasi pembuatan baliho dan spanduk kampanye,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan, fasilitasi pembuatan baliho dan spanduk sebagaimana dijelaskan dalam Juknis dari KPU RI, KPU Kabupaten dapat membuat paling banyak 10 buah baliho dan 16 spanduk untuk tim kampanye paslon Presiden dan Wapres tingkat kabupaten.

Sedangkan fasilitasi untuk parpol tingkat kabupaten juga berupa paling banyak 10 buah baliho dan 16 spanduk. Sementara untuk calon anggota DPD KPU kabupaten hanya dapat memfasilitasi spanduk paling banyak 16 buah untuk masing-masing calon DPD.

Dalam sosialisasi dan rakor kampanye itu, disepakati pula ukuran baliho yang akan dicetak sebesar 2,5 meter x 4 meter. Sedangkan spanduk dengan ukuran 1,5 meter x 7 meter. “Sesuai ketentuan Juknis, ukuran paling besar baliho 4 x 7 meter. Namun, karena pertimbangan cuaca dan potensi terhempas angin, maka parpol bersepakat ukuran baliho diperkecil menjadi 2,5 x 4 meter,” kata Subchan.

Sementara itu, parpol diminta segera membuat desain baliho dan spanduk dan kemudian diserahkan kepada KPU Kabupaten Jepara paling akhir tanggal 14 September. Desain baliho maupun spanduk dapat memuat lambang dan nomor urut peserta pemilu; Visi, misi dan program peserta pemilu; Foto pasangan calon, perseorangan calon DPD, dan foto pengurus partai politik atau tokoh yang melekat pada citra diri peserta pemilu, atau tanda gambar partai politik atau gabungan partai politik. (sz)