Home / Berita / Laporan Dana Kampanye Periode I, Hanura Tertinggi, PBB Terendah

Laporan Dana Kampanye Periode I, Hanura Tertinggi, PBB Terendah

Laporan Penerimaan Dana Kampanye

Laporan Penerimaan Dana Kampanye Peserta Pemilu 2014 Periode I :

JEPARA – Partai Hanura menjadi peserta pemilu dengan penerimaan dana kamapnye tertinggi yang dilaporkan ke KPU Kabuapten Jepara. Dari pengumuman yang disampaikan KPU Kabupaten Jepara, penerimaan dana kampanye Partai Hanura mencapai Rp 856.295.000. Sedangkan partai dengan penerimaan dana kampanye terendah adalah PBB yakni Rp 4.494.000.

Laporan penerimaan dana kampanye peserta Pemilu 2014 untuk periode I ini sudah ditutup pada Jumat (27/12) lalu. 12 partai peserta Pemilu 2014 semuanya telah malaporkan penerimaan dana kampanyenya ke KPU Kabupaten Jepara.

“Dengan demikian di Jepara, tak ada satu pun parpol yang  belum menyerahkan laporan penerimaan dana kampanye untuk pereode I yang berakhir 27 Desember lalu,” ujar komisioner KPU Kabupaten Jepara Anik Sholihatun kemarin (30/12). Namun, lanjutnya  untuk pereode II yang akan berakhir tanggal 2 Maret 2014 mendatang, semua peserta pemilu tetap harus menyerahkan laporan berikutnya, yakni laporan pembukaan rekening khusus dana kampanye, dan laporan awal dana kampanye jika tak ingin didiskualifikasi sebagai peserta Pemilun 2014.

Dari 12 partai peserta pemilu, PPP pada periode I tidak hanya melaporkan penerimaan dana kampanye, namun juga sudah melaporkan pembukaan rekening khusus dana kampanye dan laporan awal dana kampanye.

Lebih lanjut dijelaskan, penerimaan dana kampanye untuk periode I ini yakni Partai NasDem Rp 69.750.000, PKB sebesar Rp 190.869.000, kemudian PKS Rp 102.850.000, PDIP melaporkan penerimaan dana kampanyenya sebesar Rp 304.219.000, Partai Golkar Rp 205.306.000. Untuk Partai Gerindra melaporkan penerimaan dana kampanyenya sebesar Rp 670.245.754, Partai Demokrat sebesar Rp 565.589.000, PAN Rp 43.229.600, selanjutnya PPP Rp 400.679.500, Partai Hanura Rp 856.295.000, PBB Rp 4.494.000, dan terakhir PKPI sebesar Rp 22.495.000.

Penerimaan dana kampanye ini terdiri dari dana masing-masing caleg, kemudian ada juga sumbangan perorangan, sumbangan kelompok, perusahan dan badan usaha nonpemerintah. Dana kampanye bisa berupa uang tunai, barang maupun jasa.

“Laporan dana kampanye ini merupakan  salah satu hal yang baru dalam Pemilu 2014.  Ini  merupakan  uji kejujuran bagi partai politik untuk  dapat mengelola dana kampanyenya secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena  itu melalui pengumuman ini, KPU mempersilakan semua pihak, terutama masyarakat pemilih untuk menilai sejauh mana transparansi dan akuntabilitas parpol dalam mengelola dana kampanyenya,” terang Anik.

Ditambahkan, publik juga dapat bersikap kritis dalam menilai laporan tersebut sehingga mempunyai preferensi yang cerdas  ketika kelak menentukan pilihan kelak terhadap partai politik maupun caleg pada Hari H Pemungutan suara 9 April 2014 mendatang.

“Kami berharap, sikap kritis warga masyarakat sebagai bagian dari bentuk partisipasi, serta  prinsip,   transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana kampanye parpol ini dapat mewujudkan   Pemilu 2014 yang jujur dan bersih,” tandasnya.  (SZ)