Home / Berita / Petakan Kerawanan Pemilu, KPU Bangun Sinergitas dengan Pemkab

Petakan Kerawanan Pemilu, KPU Bangun Sinergitas dengan Pemkab

img_4821

KPU Jepara.go.id – Pemilu pada 2019 akan menjadi pemilu pertama yang dilakukan secara serentak untuk memilih Presiden-Wakil Presiden, Anggota DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi dan DPR RI, serta anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sekaligus. KPU Jepara sebagai penyelenggara pemilu di Kabupaten Jepara, berkomitmen mensukseskan pemilu. Segala bentuk potensi kerawanan yang berpotensi menganggu kelancaran dipetakan dan dikomunikasikan ke pihak-pihak terkait.

Salah satu pihak yang bisa membantu kelancaran proses itu adalah Pemkab Jepara. Lima komisoner KPU Jepara hari ini bersilaturahmi ke Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Selasa (6/11). Ketua KPU Jepara Subchan Zuhrie merangkap Divisi Keuangan, Umum, Logistik dan Rumah Tangga, Muntoko (Divisi Perencanaan, Data dan Informasi), Risandy Kusuma (Divisi Hukum dan Pengawasan), Muhammadun (Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia), serta Siti Nur Wakhidatun (Divisi Teknik Penyelenggaraan). Hadir pula Sekretaris KPU Da’faf Ali bersama tim dari sekretariat. Silaturahmi tersebut di antaranya juga dijadikan ajang Ta’aruf komisioner yang baru dilantik 24 Oktober 2018 lalu.

img_4803

Subchan Zuhrie dalam forum itu mengungkapkan tahapan-tahapan pemilu yang sudah dilalui dan akan dilakukan sampai dengan coblosan pada 17 April 2019 dan penghitungan suara di hari-hari beriutnya. “Sampai sekarang masih terus dilakukan pemutakhiran data pemilih. Pleno daftar pemilih tetap hasil perbaikan tahap kedua di tingkat kabupaten akan kami lakukan pada 12 November mendatang,” kata Subchan.

Selain itu lanjut dia, pihaknya butuh dukungan sarana prasarana untuk menampung kotak suara yang jumlahnya bisa ribuan di tiap kecamatan. Itu karena penghitungan dilakukan di panitia pemilihan kecamatan (PPK), tidak di tingkat PPS (desa). Rata-rata tiap kecamatan ada 200 TPS. Dengan jumlah ini, maka di tiap PPK akan ada 1.000 kotak suara karena jumlah surat suaranya ada lima jenis. “Bahkan ada ada yang nanti di tiap PPK bisa 1.250 kotak. Ini membutuhkan tempat yang representatif, mengingat keterbatasan kantor kecamatan,” lanjut dia. Hal-hal terkait daya dukung pemerintah desa untuk juga disampaikan.

Bupati Ahmad Marzuqi menyatakan mendukung penuh langkah-langkah  yang dilakukan KPU, termasuk memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan yang memungkinkan. Ia mempersilakan bekas Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Jl Kartini untuk dijadikan gudang sementara menampung logistik. Ia mengatakan hal itu karena KPU masih membutuhkan tiga gudang lagi. “Untuk sosialisasi, berbagai kesempatan dan forum sudah kami lakukan. Pemkab juga memiliki komitmen yang sama dalam hal kelancaran proses pemilu,” kata Marzuqi.

img_4840

Silaturahmi juga dilakukan KPU ke Kodim Jepara. Dandim Jepara Letkol Czi Fachrudi Hidayat menerima di ruang kerjanya. Dalam kesempatan itu dandim menegaskan netralitas TNI, namun proaktif dalam menjaga suasana yang kondusif.

img_4846

img_4836