http://www.kpujepara.go.id/wp-content/uploads/2019/02/KPUJEPARA-KECIL.jpg
Home / Berita / Polres Simulasikan Pengamanan Pemilu 2019

Polres Simulasikan Pengamanan Pemilu 2019

20190306_140658
Tim dari Polres Jepara didukung Kodim 0719/Jepara dan Satpol PP Kabupaten Jepara saat mensimulasikan pengamanan pemilu 2019 di depan Kantor KPU Jepara (6/3)

Kpujepara.go.id _ Polres Jepara, menggandeng instansi terkait, Rabu (6/3) mensimulasikan langkah-langkah pengamanan untuk mengantisipasi gangguan keamanan pada tahapan-tahapan krusial pemilu 2019. Simulasi yang melibatkan ratusan personel itu digelar di sepanjang Jl Yos Sudarso, di depan kantor KPU.

Hadir dalam kegiatan tersebut anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kapolres Jepara. Dari KPU hadir empat komisioner, Muntoko, Ris Andy Kusuma, Siti Nur Wakhidatun dan Muhammadun. Selain itu juga hadir Ketua Bawaslu Jepara Sujiantoko. Simulasi itu melibatkan anggota Polres, Kodim, dan Satpol PP Jepara.

Dalam simulasi tersebut, tahapan-tahapan yang rawan diperlihatkan, sekaligus penanganan keamanannya. Di antaranya adalah tahapan pada masa tenang, tahapan pada masa pemungutan suara, termasuk didalamnya ada pelanggaran membagi-bagikan uang untuk mempengaruhi pemilih. Selain itu tahapan penghitungan surat suara di tempat pemungutan suara (TPS), pergeseran logistik pemilu dari desa/kelurahan ke PPK, tahapan rekapitulasi suara di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), serta pleno penetapan di kantor KPU, serta beberapa aduan di Kantor Bawaslu.

Pada semua tahapan itu, kepolisian dengan melibatkan unsur-unsur pendukung lain sudah menyiapkan semua langkah antisipasi, termasuk beragam bentuk kerusuhan seperti diperlihatkan dalam simulasi. “Simulasi pengamanan ini melibatkan beberapa instansi. Kita harus bersinergi. Dalam simulasi ini kami juga menekankan agar kita sama-sama memahami bagaimana tiap tahapan pemilu itu, serta potensi-potensi gangguannya. Kita bersama ingin pemilu 2019 berjalan lancar, tetapi antisipasi segala kemungkinan perlu disiapkan,” kata Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman di pengujung simulasi.

Sementara itu Dandim Jepara Letkol Czi Fachrudi Hidayat yang menyimak dengan seksama simulasi itu, mengingatkan agar semua lapisan masyarakat sama-sama memiliki kesadaran untuk menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing. Kata dia, ongkos sosial dari gangguan keamanan itu sangat mahal. Selain itu juga melibatkan banyak orang untuk mengatasinya.

Anggota KPU Jepara Muhammadun mengatakan, KPU bersama unsur penyelenggara sampai tingkat bawah di TPS, berkomitmen untuk menegakkan regulasi kepemiluan dengan sebaik-baiknya. Dalam perekrutan sumber daya manusia untuk penyelenggara, aspek netralitas, integritas dan profesionalitas selalu dikedepankan untuk meminimalisir atau menghilangkan potensi-potensi masalah yang bisa menimbulkan gangguan keamanan. (muh/kpujepara).

20190306_140907