Home / Berita / PPDP Mulai Lakukan Coklit Pemilih

PPDP Mulai Lakukan Coklit Pemilih


Kemarin (6/1), petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) secara serentak memulai melakukan coklit ( pencocokan dan penelitian) data pemilih pemilu gubernur dan wakil gubernur jawa tengah tahun 2013. Kegiatan ini dilakukan setelah sebelumnya petugas yang berjumlah 1805 orang se kabupaten Jepara ini diberi pelatihan dan dibekali tatacara pemutakhiran data pemilih dan keterampilan coklit oleh PPK.

PPDP dalam melakukan coklit ini, akan mendatangi ke rumah-rumah warga secara door to door. PPDP akan meneliti dan mencocokan nama-nama pemilih yang ada dalam data pemilih (bahan DPS) dengan dokumen KTP/KK, kemudian dikonfirmasikan ke yang ditemui di rumah-rumah tersebut. Jika ada yang tidak cocok atau tidak benar akan disesuaikan dan apabila ada pemilih yang belum terdaftar akan didaftar.

Kegiatan coklit ini berlangsung selama kurang lebih 1 (satu) bulan dan akan berakhir pada tanggal 4 Februari 2013. Pada setiap Minggunya PPDP akan melaporkan progress kegiatan coklit ini kepada PPS, selanjutnjya PPS melakukan rekapitulasi hasil coklit mingguan ini dan menyampaikan hasilnya ke PPK. PPK merekapnya kembali untuk hasil di tingkat kecamatan untuk kemudian disampaikan kepada KPU kabupaten, dan KPU kabupaten meneruskannya ke KPU propinsi Jawa tengah. Kegiatan laporan mingguan ini dilakukan sebagai kontrol dan updating data pemilih hasil coklit yang dilakukan oleh PPDP.

KPU Jepara berharap, masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan coklit ini. “masyarakat diharapkan bersiap-siap menerima kedatangan petugas pemutakhiran ini, dan memberi informasi yang benar kepada petugas agar mendapatkan hasil yang baik dan akurat”, demikian harapan Ketua KPU Jepara, Muslim Aisha.

Ketua Pokja pemutakhiran data dan daftar pemilih, Ahmad Mustofa, menjelaskan dalam pemilu gubernur wakil gubnernur kali ini, kegiatan pemutakhiran pemilih di desain bagaimana agar dapat menghasilkan data pemilih yang benar-benar akurat. “Kita belajar dari pengalama pemilu-pemilu sebelumnya, masalah data pemilih adalah laten, untuk itu petugas coklit kali ini kita dorong agar benar-benar bekerja maksimal dan menghasilkan data yang valid dan akurat”, pungkas Mustofa. Hasil kegiatan coklit ini akan disusun dan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang akan diumumkan ke publik pada tanggl 9 Februari 2013.(MA)