Home / Berita / TPS di Jepara Bertambah Menjadi 3.285

TPS di Jepara Bertambah Menjadi 3.285

 

Ketua dan anggota KPU kabupaten Jepara menandatangani Berita Acara penetapan DPTHP-2 dalam rapat pleno terbuka disaksikan ketua BAwaslu Jepara
Ketua dan anggota KPU kabupaten Jepara menandatangani Berita Acara penetapan DPTHP-2 dalam rapat pleno terbuka disaksikan ketua Bawaslu Jepara. (doc. KPU Jepara)

KPUJepara.go.id – Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2019 di Kabupaten Jepara bakal bertambah. Penambahan ini disepakati dan ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP)-1 dan Penetapan DPTHP-2 yang digelar Senin (12/11).

Rapat yang digelar di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara ini dihadiri Bawaslu, Forkompinda, partai politik peserta Pemilu 2019, perwakilan tim kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden, serta tamu undangan. Dalam kesempatan itu Ketua KPU Jepara Subchan Zuhri menyatakan pada pemilu yang digelar 17 April 2019 mendatang akan ada 3.285 TPS. “Ada tambahan 17 TPS. Semula 3.268 TPS menjadi 3.285 TPS,” paparnya.

Penambahan TPS ini tersebar di tujuh kecamatan. Yakni, Kecamatan Bangsri ada penambahan satu TPS, Kecamatan Batealit ada penambahan tiga TPS, Kecamatan Kalinyamatan ada penambahan dua TPS, Kecamatan Keling ada penambahan satu TPS, Kecamatan Mlonggo ada penambahan lima TPS, Kecamatan Nalumsari ada penambahan empat TPS, dan Kecamatan Pecangaan ada penambahan satu TPS.

“Semua itu hasil pencermatan bersama. Karena setiap TPS dibatasi maksimal 300 pemilih,” jelasnya.

Di rapat pleno terbuka ini juga ada perkembangan daftar pemilih untuk Pemilu 2019 mendatang. Berdasarkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP)-1 ada 857.345 pemilih. Sedangkan, di penetapan DPTHP-2 yang digelar Senin (12/11) ini ada 878.410 pemilih. Jumlah ini terdiri 438.451 pemilih laki-laki dan 439.959 pemilih perempuan.

Penambahan pemilih ini berdasarkan hasil pencermatan di lapangan. Data itu bersumber dari rekomendasi Bawaslu, rekomendasi peserta pemilu, dan rekomendasi KPU RI berupa DP4 non DPT. “Berdasarkan pencermatan itu ada 23.770 pemilih baru dan 2.705 pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS),” papar Subchan.

Rapat pleno terbuka yang dipimpin Ketua KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhrie tidak mendapat sanggahan dari Bawaslu Kabupaten Jepara, perwakilan partai politik peserta Pemilu 2019, tim kampanye pasangan presiden dan wakil presiden, dan tamu undangan yang lainnya. Mereka menyatakan menerima tentang hasil penyempurnaan DPTHP-1. Sehingga ditetapkan menjadi DPTHP-2 di Kabupaten Jepara.

Ketua Bawaslu Kabupaten Jepara Sujiantoko menerangkan, dalam rapat pleno terbuka ini memastikan tindak lanjut rekomendasi yang dikeluarkan Bawaslu. Pihaknya juga ingin memastikan jumlahnya sudah sesuai atau belum. “Berdasarkan rapat pleno yang sebelumnya diselenggarakan PPK, laporan Bawaslu sudah ditindaklanjuti. Hasilnya sudah sesuai. Sudah dilakukan perubahan,” urainya. (ris/kpujepara)

Ketua KPU Kabupaten Jepara menyerahkan BA DPTHP-2 kepada Ketua Bawaslu Jepara. (dok KPU Jepara)
Ketua KPU Kabupaten Jepara menyerahkan BA DPTHP-2 kepada Ketua Bawaslu Jepara. (dok KPU Jepara)