http://www.kpujepara.go.id/wp-content/uploads/2019/02/KPUJEPARA-KECIL.jpg
Home / Berita / Warga Ingin Pilihanya Tepat dan Sah

Warga Ingin Pilihanya Tepat dan Sah

20190304_110808

Kpujepara.go.id – Antusiasme warga desa dalam menyambut pemilu 2019 cukup terasa. Setidaknya itu yang terlihat di Desa Teluk Wetan Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara. Mereka secara aktif mencari informasi kepemiluan, hingga akhirnya menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara.

Wikha Setiawan, salah satu tokoh pemuda desa setempat mengatakan, ada semangat di desa untuk berbenah, salah satunya dengan membentuk kelompok karang taruna yang mereka beri nama Dhamar Boemi. Mereka memiliki komitmen untuk bersama-sama menumbuhkan literasi masyarakat desa, seperti literasi kedesaan, literasi budaya, literasi informasi, dan saat masa menjelang pemilu seperti ini, butuh pemahaman yang cukup tentang pemilu dan demokrasi.

Wikha, bersama para pemuda setempat, mengemasnya dalam acara yang sudah rutin dilakukan yaitu selapanan. Pada Sabtu (2/3) malam, ia mengisi selapanan itu dengan kegiatan seni budaya seperti pentas wayang rotan, music, dan sosialisasi pemilu. “Masyarakat butuh informasi seputar kepemiluan, sehingga kami bekerja sama dengan KPU untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama untuk pemilih usia muda,” kata Wikha.

Acara yang ditempatkan di RT 18 RW 3 Dukuh Serandu Desa Teluk Wetan itu dihadiri Petinggi (Kepala Desa) Teluk Wetan Budi Santosa, perwakilan koramil, Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Teluk Wetan, serta para tokoh masyarakat setempat. Meski dalam kondisi gerimis, warga tetap hadir memenuhi tempat yang disediakan.

Ketua RT 18 RW 3 Dukuh Serandu Nur Rosidi dalam kesempatan itu di depan warga berharap saat pemilu nanti, warga memberikan suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) sesuai dengan pilihannya dan surat suara/pilihannya secara aturan, sah. “Ini sebagai konsekuensi kita hidup di negara demokrasi. Kita butuh pemilu untuk memilih pemimpin. Kita sama-sama berharap pilihannya tepat dan secara aturan sah. Karena itu sebelum pemungutan suara, kita membutuhkan informasi tentang ini,” kata dia.

Sementara itu Budi Santosa di hadapan warganya berpesan untuk menimbang dan menelaah calon pemimpin yang akan dipilih pada pemilu 17 April 2019 nanti dengan seksama. “Setidaknya pegang tiga syarat untuk pemimpin yang akan kita pilih, yaitu jujur, adil, dan memiliki komitmen serta integritas dalam melayani dan membantu masyarakat,” kata dia. Ia menambahkan, di Teluk Wetan, ada lebih dari 7.600 warga yang memiliki hak pilih pada pemilu 2019.

Komisioner KPU Jepara Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia Muhammadun yang hadir di tengah warga menyampaikan beberapa informasi kepemiluan. Di antaranya, 6-12 Maret dibuka pendaftaran untuk menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Warga yang memenuhi persyaratan sebagai sudah diumumkan PPS di balai desa, bisa berpartisipasi menjadi penyelenggara pemilu. Kedua, Muhammadun juga mengenalkan specimen surat suara, dan memberikan informasi bagaimana agar dalam memberikan suaranya bisa sah. “Sekarang masa kampanye. Gunakan waktu ini untuk mencermati para calon. Kita sama-sama memastikan sudah punya pilihan yang tepat, dan pada hari pemungutan suara, kita datang ke TPS memberikan suara itu dengan benar,” kata Muhammadun.

Karena berformat dialog, pada kesempatan itu beberapa warga juga menanyakan tata cara pindah lokasi memilih karena sebagian ada yang merantau, dan konsekuensi-konsekuensinya. Muhammadun menjawab pertanyaan dari warga denganr rinci. Warga yang sudah tercatat di daftar pemilih, bisa menunjukkan KTP elektronik ke KPU/PPS dari daerah asal/tujuan untuk mengurus syarat pindah memilih pada 30 hari sebelum waktu pemungutan suara. Muhammadun juga menyampaikan pentingnya memenuhi hak-hak disabilitas dalam pemilu dengan baik. (muh/kpujepara).

20190304_110900
20190304_111004