Berita

Pendidikan Pemilih Sangat Penting untuk Proses Demokrasi

Kpujepara.go.id – Pendidikan kepada pemilih sangat penting untuk proses demokrasi seperti pemilu. Pembicaraan-pembicaraan di tengah masyarakat, termasuk ramainya media sosial yang mengiringi perjalanan pemilu 2019, bisa dijadikan sebagai salah satu bahan masukan.

Hal itu mengemuka dalam diskusi ringan KPU Kabupaten Jepara saat bersilaturahmi dengan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jepara Buyung Dwikora di Gedung PN Jepara, Kamis (6/2). Hadir dalam rombongan KPU empat komisioner KPU, Muntoko, Siti Nurwakhidatun, Ris Andy Kusuma dan Muhammadun. Selain itu juga Sekretaris KPU Jepara Da’faf Ali dan Kasubag Perencanaan, Data dan Informasi Dinar Sitoresmi. Rombongan dari KPU diterima Ketua PN Jepara Buyung Dwikora.

Urgensi pendidikan pemilih itu disampaikan Buyung Dwikora saat Muntoko berharap masukan terkait penyelenggaraan pemilu 2019 lalu. ‘’Secara umum kami melihat penyelenggaraan pemilu 2019 di Jepara berjalan lancar dengan segala dinamikanya. Sudah baik dan bisa dipertahankan. Kalau kita lihat apa yang ramai dibicarakan di masyarakat dan media sosial secara menyeluruh, kita perlu terus memberikan edukasi,” kata Buyung saat tema obrolan berkaitan dengan hoaks dan politik uang.

Buyung Dwikora juga mengatakan, pihak Pengadilan Negeri sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk kasus pidana pemilu 2019, misalnya hakim dan lain-lain yang terkait persidangan perkara. Meskipun pada ujungnya tak terjadi kasus pidana di pemilu 2019. “Sebagai bentuk persiapan dan antisipasi, kami sudah siapkan itu (penanganan perkara tindak pidana pemilu-Red),” lanjut Buyung.

Muhammadun mengatakan, kunjungan ke Pengadilan Negeri Jepara  tersebut dilakukan sebagai ajang silaturahmi, sekaligus menyampaikan buku laporan seluruh kegiatan tahapan pemilu 2019. “Di Jepara tak terjadi kasus pidana pemilu 2019 yang memang ranah penanganannya di Pengadilan Negeri. Namun beberapa tahapan dalam pemilu sangat bertalian langsung dengan pelayanan di Pengadilan Negeri, misalnya pada tahap pencalonan, dimana calon anggota legislatif disyaratkan melampirkan surat keterangan tak terlibat dalam kasus pidana,” kata Muhammadun.

Silaturahmi ke beberapa pihak dengan diskusi-diskusi kepemiluan yang singkat sebelumnya juga dilakukan KPU Jepara ke beberapa pihak, di antaranya Bupati Jepara, Pimpinan DPRD, Polres, Kodim, serta Kejaksaan Negeri Jepara. (kpujepara).