Berita

Akhir 2020, KPU Tetapkan 876.773 Pemilih di Jepara


Kpujepara.go.id – Rapat pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) untuk periode Desember 2020 digelar pada Selasa (15/12) di aula kantor KPU Jepara. Rapat pleno yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan tersebut dipimpin Ketua KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri dan diikuti empat komisioner lainnya, yaitu Muntoko, Ris Andy Kusuma, Muhammadun, dan Siti Nurwakhidatun serta Sekretaris KPU Da’faf Ali.
Seluruh peserta rapat mengikutinya secara daring, di antaranya Bawaslu Kabupaten Jepara, perwakilan partai politik tingkat Kabupaten Jepara, Bagian Tata Pemerintahan Setda Jepara, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara, serta Polres Jepara. Subchan Zuhri dalam sambutannya saat membuka rapat berterima kasih kepada seluruh pihak terkait yang telah memberikan kontribusi, saran, dan masukan selama ini baik secara lisan maupun tulisan.
Berdasarkan hasil pemutakhiran DPB sampai dengan 15 Desember 2020, jumlah pemilih di Kabupaten Jepara sebanyak 876.773 pemilih, terdiri atas 437.260 pemilih laki-laki dan 439.513 pemilih perempuan. Dibandingkan dengan rekapitulasi DPB periode sebelumnya, jumlah tersebut berkurang 280 pemilih. Jika dibandingkan dengan DPT pemilu 2019, terdapat kenaikan sebanyak 283 pemilih karena terdapat 5.024 potensi pemilih baru dan 4.741 pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat.
Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dilakukan KPU Kabupaten Jepara sejak Maret 2020 dan hasilnya diplenokan secara terbuka setiap bulan. Pihak-pihak terkait juga masyarakat luas dapat memberikan masukan terkait pemutakhiran data pemilih tersebut.
Saat ini KPU Kabupaten Jepara masih terus berupaya untuk mengelola data pemilih baru. Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Jepara Muntoko, mengatakan untuk memutakhirkan daftar pemilih, KPU terus mengharapkan masukan dari berbagai pihak. “Kami menerima masukan dari semua pihak, baik Bawaslu, partai politik, instansi terkait, maupun masyarakat karena saat ini KPU tidak memiliki perangkat di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan,” kata Muntoko. Masukan dapat diberikan oleh masyarakat, baik secara manual maupun daring. “Kami menyediakan saluran untuk memberikan masukan secara daring melalui bit.ly/updating_data_pemilih_jepara,” kata Muntoko.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Jepara, Sujiantoko, menyatakan langkah yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Jepara telah sesuai dengan regulasi yang ada. “Harapan kami, jika ada hal-hal yang perlu cek silang, maka peserta pemilu perlu menyampaikannya kepada KPU,” tambahnya.
Mengakhiri rapat pleno, Subchan Zuhri menyatakan KPU Jepara terbuka untuk menerima klarifikasi dan masukan terkait DPB dari masyarakat dan seluruh pihak terkait. “KPU Jepara telah berupaya semaksimal mungkin dalam pemutakhiran DPB. Namun tentu kami perlu dukungan dari semua pihak agar memperoleh data pemilih yang mutakhir sebagai dasar perbaikan DPT pemilu terakhir menuju pemilu berikutnya,” kata Subchan Zuhri.
Ia menambahkan rapat pleno 15 Desember ini menjadi yang terakhir pada 2020. Selanjutnya, KPU akan kembali menggelar pleno DPB pada 2021. (kpujepara)

Pengumuman

Pleno DPB Stempel

Back to top button
Close