BeritaHASIL RISET

AKSESIBILITAS INTERNET DAN PARTISIPASI POLITIK ONLINE DISABILITAS DI KABUPATEN JEPARA DALAM PEMILU 2019

Penyandang disabilitas dijamin haknya untuk memberikan suara dan seluruh tahapan dalam pemilu. Pada pemilu 2019, partisipasi pemilih secara nasional 81,93 persen. Sedangkan partisipasi pemilih disabilitas kurang dari 50 persen. Secara nasional, partisipasi pemilih disabilitas pada pemilu 2019 hanya 49,6 persen, Provinsi Jawa Tengah 35,8 persen, dan Jepara hanya 34,61 persen.

Penelitian ini menjelaskan dua hal. Pertama, aksesibilitas internet di kalangan disabilitas, serta partisipasi politik online yang dilakukan disabilitas di Jepara selama pemilu 2019. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan metode wawancara kepada 40 orang dari tiga organisasi disabilitas di Jepara, yaitu Bina Akses, Sahabat Difa, dan Pertuni.

Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa hal. Pertama, mayoritas disabilitas sudah terkoneksi dengan internet. Mereka yang belum terkoneksi dengan internet dan tidak berafiliasi dengan organisasi, berpotensi minim mendapatkan informasi pemilu. Mereka yang sudah mengakses internet, membutuhkan kompetensi khusus untuk mencari informasi pemilu. Kedua, kesadaran disabilitas akan pentingnya fungsi internet sebagai sarana penyampaian aspirasi politik masih rendah. Mereka lebih banyak menggunakan internet untuk hubungan sosial serta promosi produk. Aspirasi disabilitas lebih banyak disalurkan melalui jalur organisasi. Mereka membutuhkan kanal khusus online bagi disabilitas yang memungkinkan mereka menyampaikan aspirasi politik dan kepemiluan.

Penelitian ini bertujuan membantu meningkatkan mutu partisipasi disabilitas dalam pemilu dan proses-proses demokrasi sebelum dan sesudah pemilu.

AKSESIBILITAS INTERNET DAN PARTISIPASI POLITIK ONLINE DISABILITAS DI KABUPATEN JEPARA DALAM PEMILU 2019

Back to top button
Close