Berita

Ancang-ancang KPU Menghadapi Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024

Kpujepara.go.id – KPU menguatkan persiapan menghadapi pemilu dan pemilihan serentak 2024. Hal tersebut menjadi poin pembahasan dalam diskusi Rabu Ingin Tahu (RIT) yang mengusung tema Menuju Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024, Rabu (21/7).

Dari KPU Jepara hadir Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Jepara, Subchan Zuhri, beserta seluruh komisioner KPU Kabupaten Jepara dan sekretaris KPU Kabupaten Jepara.

Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah hadir sebagai narasumber. “KPU harus mampu menjawab kebutuhan publik atas informasi,”  kata Yulianto. Ia menyampaikan dinamika terakhir mengenai pernyelenggaraan pemilu dan pemilihan berdasarkan rapat konsinyering  yang terjadi antara DPR, pemerintah dan penyelenggara pemilu yang menentukan pemilu akan diselenggarakan pada bulan Februari dan Pemilihan pada November 2024. “Berdasarkan rancangan KPU pemilu akan diselenggarkan 21 Februai 2024 dan pemilihan pada 27 November 2024,” papar Yulianto. “Penetapan tanggal tersebut didasari dengan berbagai pertimbangan strategis,” lanjut Yulianto.  Ia menerangkan skema simulasi tahapan pemilu dan pemilihan 2024.

“Terdapat  tantangan pada saat memasuki tahapan pemilu,” kata Yulianto. “Salah satunya adaya irisan akhir masa jabatan anggota KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota,” lanjut dia. Selain hal tersebut Yulianto juga menambahkan  terdapat tahapan krusial pemilu dan pemilihan yang beririsan dengan masa orientasi tugas anggota KPU provinsi dan kabupaten/kota yang dilaksanakan paskapelantikan. Tantangan lain yang dihadapi KPU, lanjut Yulianto terdapat kondisi yang masih dialami badan adhoc. “Terdapat  poin-poin masukan dari KPU mengenai opsi tata kelola badan adhoc untuk mengatasi hal tersebut,” terang Yulianto.

Ia juga memaparkan pentingnya kebutuhan teknologi informasi dalam proses elektoral. “Hal ini meningkatkan efektifitas serta transparansi  dalam setiap proses tahapan pemilu. “KPU telah mengajukan usulan kepada DPR untuk merumuskan payung hukum yang kuat terkait sistem aplikasi ini,” ungkap Yulianto.

Yulianto Sudrajat dalam juga menyerukan agar KPU kabupaten/kota mempersiapkan diri dalam menghadapi pemilu dan pemilihan 2024. “Di masa post-electoral KPU wajib menjaga relasi dengan publik serta meningkatkan kapasitas diri. “Menjadi bagian dari langkah strategis KPU dengan terus mengadakan kegiatan-kegiatan yang melibatkan stakeholder,” kata Yulianto. “Suatu keberhasilan suatu program adalah didasari komunikasi,” lanjut dia. (kpujepara)

Back to top button
Close