Berita

Diskusi Bareng KPU dan Wartawan

Kpujepara.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara menggelar diskusi bareng wartawan yang tergabung dalam Pawarta Kabupaten Jepara di ruang Pressroom Pawarta, Selasa (8/12) lalu. Meski bertema Akses Media terhadap Dinamika Regulasi Pemilu dan Pemilihan, diskusi ringan itu membahas banyak hal, termasuk tanggung jawab bersama dalam mencegah penyebaran virus Covid-19.
Dari KPU hadir Ketua KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri serta dua komisioner lain, Ris Andy Kusuma (Divisi Hukum dan Pengawasan) dan Muhammadun (Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM). Sedangkan dari Pawarta ada 16 wartawan dari berbagai media cetak, daring maupun elektronik. Hadir Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jepara Budi Santoso.
Subchan Zuhri mengatakan, selain mengelola website induk www.kpujepara.go.id, KPU Kabupaten Jepara juga mengelola konten-konten Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Ini memungkinkan masyarakat luas terlayani kebutuhan informasinya terkait informasi-informasi terbaru terkait regulasi yang bertalian dengan pemilu dan pilkada. “Masyarakat luas, termasuk media massa bisa dengan mudah mengaksesnya sebagai referensi informasi resmi dari KPU Kabupaten Jepara,” kata Subchan.
Ris Andy Kusuma mengatakan, JDIH KPU Jepara sudah cukup lama bisa diakses, dan sejak 2020 dapat diakses dengan berbagai platform media sosial, yakni Instagram, Facebook dan Twitter. “Kami berupaya memperbarui konten-konten di JDIH untuk memenuhi harapan masyarakat,” kata Ris Andy.
Budi Santoso mengungkapkan, selama ini komunikasi dan silaturahmi Pawarta dengan KPU Kabupaten Jepara terjalin dengan cukup baik. “Ruang-ruang komunikasi tetap terjaga dan silaturahmi terus berlanjut dengan baik. Ini memudahkan kami jika mengakses informasi untuk kepentingan publik,” kata Budi Santoso yang juga jurnalis Murianews.com.
Sementara itu Hadi Priyanto, jurnalis Suarabaru.id menyatakan wartawan tetap bekerja optimal di tengah pandemi. Ia mengingatkan semua pihak untuk terus memberikan edukasi ke masyarakat terkait upaya pencegahan penularan Covid-16. “Kalau kita amati, pandemi ini juga sangat berpengaruh pada pelaksanaan pilkada serentak 2020, baik di lapangan maupun penyesuaian regulasi-regulasi teknisnya,” kata hadi Priyanto.
Muhammadun mengatakan, dalam kesempatan itu KPU Jepara menyerahkan bantuan masker dan hand sanitizer untuk wartawan. Pembagian masker dan hand sanitizer ke wartawan itu juga berlanjut ke pihak-pihak lain yang dilakukan sepanjang pertengahan Desember 2020. Di antaranya ke kalangan pelajar di sekolah-sekolah, juga santri di pesantren-pesantren, dan kelompok masyarakat lain. “KPU membagikan ribuan masker sejak April lalu, dan Desember ini kembali melakukannya. Kami juga terus mengampanyekan bagaimana upaya-upaya mencegah penularan covid-19 ini mulai dari ruang perkantoran kami, lalu ke stakeholder yang lain,” kata Muhammadun. (kpujepara).

Back to top button
Close