Berita

Dua Bakal Pasangan Calon Daftar ke KPU

IMG_3216IMG_3328

JEPARA – Dua bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Jepara mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara. Kedua bakal paslon tersebut mendaftar di hari terakhir masa pendaftaran, Jumat (23/9).
Dua bakal paslon bupati dan wakil bupati mendaftar dengan diusung partai politik dan gabungan partai politik. Untuk pemilihan bupati dan wakil bupati kali ini, tidak ada calon dari jalur perseorangan, sebab pada saat masa penyerahan syarat dukungan bagi calon perseorangan pada 6-10 Agustus 2016 lalu tidak ada yang memenuhi syarat untuk mendaftar lewat jalur perseorangan.

Dalam pendaftaran bakal paslon bupati dan wakil bupati, yang datang kali pertama ke KPU Jepara untuk mendaftar adalah pasangan Dr. H Subroto, SE. MM dan H Nur Yahman, SH. Pasangan ini diusung gabungan dari sembilan Partai Politik. Gabungan Parpol yang mengusung pasangan Subroto-Nur Yahman adalah Partai Nasdem (5 kursi DPRD), PKB (5), Partai Golkar (5), Gerindra (8), PPP (9), PAN (3), PKS (2), Partai Demokrat (2) dan Partai Hanura (1). Total kursi Parpol pengusung ada 40 kursi atau 80 persen dari jumlah total kursi DPRD Jepara.

Sedangkan bakal paslon bupati dan wakil bupati yang mendaftar kedua adalah pasangan H Ahmad Marzuqi, SE. dan H Dian Kristiandi, S.Sos. Pasangan Marzuqi-Andi diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) yang mempunyai 10 kursi atau 20 persen dari jumlah kursi DPRD Jepara.

Pasangan Subroto-Nur Yahman tiba di kantor KPU Jepara di Jalan Yos Sudarso No 22 sekitar pulul 09.55 dan langsung melakukan registrasi. Kedatangan pasangan ini diiringi para pendukungnya yang berjalan kaki dari posko mereka di Jalan Pemuda Jepara.
Setibanya di Kantor KPU Jepara mereka langsung diterima para komisioner KPU Jepara di aula. Prosesi pendaftaran diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. Kemudian dilanjutkan penyampaian maksud dan tujuan dari bakal pasangan calon yang disampaikan oleh Subroto sendiri.

Setetelah itu, Ketua KPU Jepara M Haidar Fitri memberi sambutan penerimaan, dan dilanjutkan serah terima dokumen persyaratan pencalonan dan syarat calon dari bakal paslon kepada KPU Jepara.Rangkaian pendaftaran berikutnya adalah penelitian kelengkapan syarat pencalonan dan syarat calon yang dilakukan tim verifikasi dari KPU dan disaksikan petugas penghubung yang telah mendapat mandat dari bakal pasangan calon.

Pada saat dilakukan penelitian dokumen kelengkapan syarat pencalonan, dari tim verifikasi menemukan kekurangan syarat dari PPP yang merupakan salah satu partai pengusung. PPP yang menjadi salah satu gabungan parpol pengusung pendaftarannya diambil alih oleh Dewan Pimpinan Pusat partai yang bersangkutan. Namun, pada saat itu, surat pengambil alihan kewenangan dari DPP dinyatakan belum ada. Kekurangsesuaian juga terdapat dalam penandatanganan formulir Model B-KWK, B2-KWK, B3-KWK dan B4-KWK yang karena terjadi pengambilalihan semestinya ditandatangani oleh Ketua dan Sekjen DPP, namun pada saat itu masih ditandatangani wakil ketua DPC dan sekretaris DPC PPP.

Atas kekurangan itu, maka KPU Jepara menyatakan belum bisa menerima persyaratan sebelum kelengkapan dokumen dari PPP dilengkapi. KPU Jepara memberi batasan waktu kepada PPP untuk melengkapi kekurangan dokumen dan tandatangan jika turut serta menjadi partai pengusung, paling lambat pulul 24.00 WIB pada hari itu juga.
Akhirnya, proses penyerahan pendaftaran di-scorsing, dan bakal paslon Subroto-Nur Yahman minta waktu untuk melengkapi kekurangan sebagaimana yang disebutkan KPU Jepara.

Kelengkapan dokumen dan formulir Model B-KWK, B2-KWK, B3-KWK dan B4-KWK kemudian diserahkan kembali ke KPU Jepara sekitar pukul 21.15. Bakal paslon Subroto-Nur Yahman kembali tiba di KPU Jepara berserta para pimpinan partai pengusung.
Setelah semua dokumen syarat calon diserahkan kembali ke KPU Jepara, tim verifikasi kemudian melakukan pengecekan, dan akhirnya dinyatakan lengkap.

Sementara itu, bakal pasangan calon lain, yakni pasangan Ahmad Marzuqi-Dian Kristiandi atau disebut pasangan Marzuqi-Andi mendaftar ke KPU Jepara sekitar pukul 15.00. Setiba di kantor KPU, Marzuqi-Andi yang diiringi para pendukung langsung registrasi dan diterima para komisioner di aula.

Prosesi pendaftaran juga diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian sambutan dari bakal paslon yang diwakili Tim Suksesnya, Yuni Sulistyo. Ketua KPU Jepara M Haidar Fitri juga memberi sambutan penerimaan dan dilanjutkan serah terima dokumen syarat pencalonan dan syarat calon dari bakal pasangan calon kepada KPU Jepara.

Dokumen syarat pencalonan dan syarat calon yang sudah diserahkan kemudian diteliti oleh tim verifikator yang juga disaksikan tim penghubung yang telah mendapatkan mandat dari bakal pasangan calon.

Setelah dinyatakan lengkap, KPU Jepara memberikan formulir TT.1-KWK dan lampiran TT.1-KWK kepada bakal paslon sebagai bukti pendaftaran untuk menjadi peserta pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara tahun 2017.

Ketua KPU Jepara M Haidar Fitri menyatakan proses pendaftaran Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jepara ini lancar. KPU Jepara menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang turut menyukseskan tahapan ini, baik kepada para parpol pengusung dan juga terutama kepada aparat keamanan dari Polres, Kodim 0719, dan Satpol PP.

Tahapan berikutnya adalah pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani dan tes bebas penyalahgunaan narkotika bagi semua bakal calon bupati dan wakil bupati. Pemeriksaan kesehatan dilakukan selama tiga hari, mulai tanggal 24, 25 dan 26 September. Pemeriksaan kesehatan dilakukan di RSUD RA Kartini Jepara dan hari ketiga di RSUD Loekmono Hadi Kudus. (hupmas)

IMG_3343IMG_3225

Tinggalkan Balasan

Back to top button