Berita

Hadapi Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024, KPU Matangkan Penyusunan RAB

Kpujepara.go.id KPU kabupaten/kota se Jawa Tengah harus lakukan penyusunan rencana anggaran biaya (RAB) yang bersifat komprehensif serta efisien. Hal tersebut menjadi poin inti pembahasan dalam rapat koordinasi (rakor) yang membahas penyelarasan penyusunan RAB pemilihan serentak tahun 2024. Rakor diseleggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah dan diikuti secara daring oleh 35 KPU kabupaten/kota se Jawa Tengah, Rabu (16/6/2021).

Hadir tiga narasumber dalam rakor tersebut yaitu: Ikhwanudin, anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi Logistik dan Keuangan, Paulus Widiyanto, anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi Data dan Informasi dan Sri Lestariningsih, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah.

Dari KPU Jepara hadir, Ketua KPU Jepara, Subchan Zuhri, Anggota KPU Jepara Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Muntoko dan Kasubbag Perencanaan, Data dan Informasi, Dinar Sitoresmi.

Ketua KPU Jawa Tengah Yulianto Sudrajat membuka rakor yang diselenggarakan secara daring tersebut. Menurutnya, KPU harus mengakomodir seluruh kebutuhan dalam menghadapi pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024.

 “Perlu dilakukanya sinkronisasi dalam penyusunan anggaran untuk pemilihan,” kata Yulianto. Ia juga  menekankan kepada KPU kabupaten/kota se Jawa Tengah untuk  memedomani regulasi dalam perencanaan anggaran. Berkaitan anggaran untuk pemilihan Yulianto jelaskan bahwa anggaran bersumber dari APBD.

 “KPU Provinsi Jawa Tengah akan memandu KPU kabupaten/kota dalam melakukan penyusunan anggaran pilkada,” seru Yulianto. Ia juga memberikan pesan kepada KPU kabupaten/kota se Jawa Tengah untuk menyesuaikan penganggaran penyelenggaraan pemilihan dengan Keputusan KPU No 444 tahun 2020 sebagai regulasi yang terbaru.

Dalam kesempatan tersebut Ikhwanudin sampaikan mekanisme dalam penyusunan anggaran serta dasar regulasi yang dipedomani saat lakukan penganggaran. Ikhwanudin menekankan kepada KPU kabupaten/kota se Jawa Tengah untuk dapat melakukan penyusunan RAB dengan lebih komprehensif serta efisien.

Paulus dalam kesempatan yang sama memaparkan metode dalam menarik proyeksi jumlah pemilih dalam pemilihan serentak tahun 2024. “Proyeksi jumlah pemilih di tahun 2024 adalah basis KPU dalam lakukan penyusunan anggaran,” ujar Paulus. Oleh karenanya, kata Paulus, perlu penyamaan cara perhitungan dalam tentukan proyeksi data pemilih. Ia juga meminta kepada KPU kabupaten/kota se Jawa Tengah untuk lakukan koordinasi dengan disdukcapil terkait data pemilih sampai dengan November 2024.

Sri Lestariningsih jelaskan mekanisme penyusunan RAB yang selaras dengan keputusan KPU No. 444. “Kita harus lakukan penyusunan anggaran dengan serius,” ujar Sri Lestari. Dalam lakukan penganggaran kebutuhan logistik dan keuangan pemilihan serentak 2024, Sri Lestari menekankan untuk dianggarkan se efisien mungkin. Ia dalam kesempatan itu juga mengingatkan amanat dari Sekretaris Jendral KPU RI bahwa dalam menyambut pemilu dan pemilihan serentak 2024, KPU diminta menyiapkan ketersediaan SDM, sarana dan prasarana, serta regulasi. (kpujepara.go.id)

Back to top button
Close