Berita

Ingin DPT Lebih Berkualitas, KPU Kota Banjarbaru Studi Banding ke Jepara

 img_9480-ok

Kpujepara.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan akan menyelenggarakan pilkada pada 2020 ini. Mereka akan mulai melakukan tahapan penyusunan daftar pemilih pada April mendatang. Penyusunan daftar pemilih adalah tahapan krusial. KPU dituntut bisa menyajikan daftar pemilih yang berkualitas. Untuk persiapan penyusunan, KPU Banjarbaru melakukan studi banding ke KPU Kabupaten Jepara, Selasa (7/1).

Tujuh orang rombongan KPU Kota Banjarbaru yang dipimpin Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Hereyanto diterima Ketua KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri bersama empat anggota KPU lainnya, yakni Muntoko, Ris Andy Kusuma, Siti Nurwakhidatun, dan Muhammadun. Acara dikemas dalam bentuk diskusi yang dipandu Sekretaris KPU Jepara Da’faf Ali.

Subchan Zuhri mengatakan, Kota Banjarbaru adalah daerah ke-29 yang studi banding ke KPU Jepara dalam tiga bulan terakhir, atau sejak KPU Kabupaten Jepara menerima penghargaan dari KPU RI sebagai KPU tingkat kabupaten/kota dengan reputasi daftar pemilih tetap (DPT) berkualitas terbaik tingkat nasional. “Setelah Banjarbaru, Senin pekan depan rencananya Balikpapan juga akan ke Jepara. Kami bisa berbagi terkait riwayat bagaimana kami menyusun dan menetapkan daftar pemilih, sekaligus bisa menimba informasi-informasi lain dari kabupaten/kota yang datang ke Jepara. Kami rasa ada hal-hal yang memungkinkan sesama penyelenggara pemilu/pemilihan untuk saling berbagi informasi demi mutu penyelenggaraan,” kata Subchan Zuhri.

Hereyanto juga menjadikan prestasi KPU Jepara tersebut sebagai pintu masuk mengapa memilih Jepara sebagai tempat untuk mendiskusikan penyusunan daftar pemilih. “Kami memang bermaksud lebih banyak menggali informasi dari KPU Jepara, tentang semua proses penyusunan daftar pemilih pada pemilu 2019 yang mendapatkan penghargaan tingkat nasional.  Jepara juga sudah pilkada pada 2017, bagaimana proses-proses yang bisa mendukung penyusunan daftar pemilih yang berkualitas,” kata Hereyanto. Ia menjelaskan, Kota Banjarbaru terdiri atas lima kecamatan dengan 20 kelurahan.

Dalam kesempatan itu, Koordinator Divisi Perencanaan dan Data dan Informasi KPU Jepara Muntoko mengatakan, daftar pemilih sementara (DPS) pemilu 2019 disusun berdasarkan DPT Pilgub Jateng 2018 ditambah pemilih pemula yang berasal dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4). Perkembangannya sampai pada daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPT-HP) sampai tiga kali, dengan mendasarkan pada pencermatan internal, masukan dari masyarakat, masukan dari peserta pemilu, juga rekomendasi-rekomendasi dari Bawaslu.

SDM

Namun kata dia, ada hal mendasar yang juga penting dilakukan yaitu perekrutan sumber daya manusia yang menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) juga penting. Syarat terampil teknologi informasi serta kooperatif, komunikatif dan responsif juga perlu menjadi pertimbangan. Ini karena pencermatan daftar pemilih dilakukan di semua level. Di tingkat KPU kabupaten dilakukan bersama operator sistem data pemilih serta koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, di tingkat PPK perlu intensif berkoordinasi dengan kecamatan, demikian halnya di tingkat desa/kelurahan melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang terus memperbarui data dengan melibatkan pihak pemerintah desa dan ke masyarakat pemilih langsung. Sampai hari pemungutan suara, pencermatan juga dilakukan KPPS yang berbasis salinan DPT dan formulir C-6. (kpujepara)

img_9483-ok