Berita

Kerjakan Riset, KPU Gandeng LPPM-UNISNU

img_4049

JEPARA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara akan mengadakan riset terkait pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara Tahun 2017. Riset yang dilakukan KPU ini terkait kebijakan pendistribusian dan pengembalian formulir C6-KWK kepada pemilih.

Dalam riset ini KPU Jepara menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Nahdlatul Ulama (LPPM-UNISNU) Jepara. Kerjasama dalam hal penelitian ini bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya, 2015 lalu KPU juga pernah menjalin kerjasama dalam melakukan penelitian perilaku pemilih dalam Pemilihan Umum 2014.

Selasa (30/5/2017), KPU Jepara telah menggelar diskusi dengan LPPM-UNISNU untuk pelaksanaan riset ini. Diskusi yang digelar di ruang seminar rektorat UNISNU itu dihadiri Ketua KPU Jepara M Haidar Fitri, dan anggotanya Anik Sholihatun, Andi Rahmat dan Subchan Zuhri serta dari jajaran sekretariat. Sementara dari pihak UNISNU juga hadir Wakil Rektor I, Drs. Akhirin Ali, M.Ag, ketua LPPM Purwo Adi Wibowo dan para staf peneliti.

Ketua KPU Jepara M Haidar Fitri mengungkapkan, kerjasama penelitian ini melanjutkan dari MoU antara KPU dan UNISNU dalam hal pendidikan politik dan partisipasi masyarakat. MoU yang sudah dibangun sejak 2014 lalu itu perlu ditindaklanjuti dengan kerjasama-kerjasama yang produktif untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Jepara.

Dalam kegiatan riset kali ini, KPU ingin meneliti terkait kebijakan pembagian dan pengembalian formulir C6-KWK kepada pemilih pada saat Pilbup 2017 lalu. “Riset ini diharapkan akan memberi gambaran yang jelas dan bisa memberikan rekomendasi untuk perbaikan proses pemilu berikutnya,” katanya.

img_4050

Sementara, Andi Rahmat, dari KPU Jepara menambahkan, dalam riset kali ini telah dirumuskan sejumlah rumusan masalah. Dari berbagai rumusan masalah itu diharapkan akan menemukan faktor pengembalian formulir C6 dengan varian pemilih tidak dikenal, kemudian menyempurnakan format admimistrasi pengembalian formulir C6-KWK sebagai alat kontrol yang kredibel, memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang tujuan pemberian formulir C6-KWK, dan membauat alternatif pengukuran tingkat partisipasi politik pemilih dengan adanya variabel data rekapitulasi formulir C6-KWK.

Wakil Rektor I Drs. Akhirin Ali mengapresiasi atas adanya kerjasama antara KPU Jepara dan LPPM-UNSINU ini. Pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin agar dalam penelitian ini dapat dijalankan secara tepat, akurat, dan memberi manfaat bagi perbaikan ke depan. (**)

 

Back to top button