Berita

Komisioner dan Sekretariat KPU Jepara Tandatangani Pakta Integritas

JEPARA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penyelenggara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara Tahun 2017. Dalam acara yang digelar di Aula KPU Jepara pada Jumat (1/7) tersebut juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas sebagai Penyelenggara Pilbup.
Bimtek dan Penandatanganan Pakta Integritas Penyelenggara Pilbup ini merupakan upaya KPU Jepara dalam membangun pondasi tentang teknis penyelenggaraan Pilbup Jepara Tahun 2017 bagi komisioner dan sekretariat KPU Jepara. Penandatanganan Pakta Integritas bagi penyelenggara pemilu juga dilakukan untuk menjaga dan menjamin penyelengaraan pemilu yang berintegritas serta inedependen dalam menyelenggarakan Pilbup berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.
Ketua KPU Kabupaten Jepara Muhammad Haidar Fitri menyampaikan bahwa penyelenggaraan pemilu merupakan tanggung jawab kita semua, tidak hanya merupakan tanggung jawab komisioner semata. “Kami berharap kerjasama yang solid antara komisioner dan sekretariat dalam mewujudkan sukses Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Jepara Tahun 2017″, ujarnya.
Anggota KPU Jepara Anik Solihatun menambahkan sukses penyelenggaraan Pilbup Jepara Tahun 2017 tidak hanya sekadar di proses pelaksanaannya saja. “Teknis administrasi, dokumentasi serta notulensi pun juga merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan pemilu,” ungkapnya.
Ditambahkan oleh Komisioner KPU Jepara Andi Rohmat, bahwa sejak tahapan Pilbup ini dimulai, sudah banyak yang dapat diapresiasi. Misalnya tahapan pembentukan Badan Penyelenggara Ad hoc ini sedang berjalan ini dinilai sudah maksimal.
Adapun Koko Suhendro yang merupakan komisioner KPU Jepara Divisi Logistik, dan Perencanaan Keuangan mengingatkan agar dalam penggunaan keuangan harus tertib dan didukung pelaporan yang lengkap. Koko juga mengingatkan agar sekretariat KPU Jepara selalu memberikan supervise kepada jajaran di tingkat PPK dan PPS di dalam penggunaan keuangan.
Terakhir, komisioner KPU Jepar Subchan Zuhri memberikan beberapa masukan untuk mewujudkan penyelenggara yang berintegritas tersebut. Dia mengatakan, penandatanganan Pakta Integritas ini tidak akan ada dampaknya kalau tidak didukung dengan rasa tangung jawab yang tinggi di setiap penyelenggara. Baik itu jajaran komisioner maupun sekretariat.
“setelah kita mendatangani Pakta Integritas ini, kita harus komitmen untuk mewujudkan semangat integritas tersebut. Jika kita sanggup menjadi penyelenggara pemilu, dan sanggup dengan hak-hak kita, maka kita juga wajib menjalankan kewajiban-kewajiban kita,” paparnya.
Tidak kalah pentingnya, menurut Subchan adalah di antara penyelenggara pemilu di dalam lingkungan KPU Jepara ini harus saling mengingatkan. “Jika ada teman kita yang salah, kita harus saling mengingatkan. Dan kita juga harus siap untuk diingatkan,” tandasnya.
Kegiatan di hari terakhir sebelum libur cuti bersama Hari Raya Idul Fitri ini diakhiri dengan acara buka puasa bersama. Seluruh komisioner dan jajaran sekretariat KPU Kabupaten Jepara akan kembali masuk kerja pada 11 Juli. Pada hari pertama masuk setelah libur lebaran itu KPU Jepara akan langsung menggelar seleksi wawancara untuk calon anggota PPK. (hupmas)

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close