Berita

KPU Akan Terus Mutakhirkan Data Pemilih  

Kpujepara.go.id – Kabupaten Jepara termasuk satu dari 14 kabupaten kota di Jawa Tengah yang pada 2020 ini tidak ada pilkada. Meski begitu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara akan terus memutakhirkan data pemilih secara berkelanjutan.

Langkah pemutakhiran berkelanjutan tersebut ditempuh mengacu pada Surat KPU RI Nomor 181/2020 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2020 bertanggal 28 Februari lalu. Instruksi dalam surat tersebut langsung ditindaklanjuti KPU Kabupaten Jepara dengan menggelar rapat pada Selasa (10/3) dan Rabu (11/3) untuk membahas langkah-langkah yang diperlukan dalam pemutakhiran data pemilih.

Rapat yang dipimpin Ketua KPU Subchan Zuhri bersama empat komisioner lainnya, Muntoko, Ris Andy Kusuma, Siti Nurwakhidatun, dan Muhammadun itu dihadiri seluruh tim dari sekretariat KPU Kabupaten Jepara. Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Jepara Muntoko mengatakan, di antara pokok-pokok isi surat dari KPU RI itu adalah pertama, KPU provinsi/KPI Aceh dan KPU/KIP kabupaten/kota yang tidak melaksanakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta bupati dan wakil bupati, dan /atau walikota dan wakil walikota tahun 2020, melakukan kegiatan pemutakhiran data pemilih secara berkala berkoordinasi dengan inntansi pemerintah daerah terkait.

Kedua, pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan tahun 2020 dilakukan mulai dari Januari sampai dengan Desember. Ketiga, KPU/KIP kabupaten/kota mengumumkan daftar pemilih berkelanjutan setiap bulan di papan pengumuman/website masing-masing. “Kami juga akan melaporkan perkembanghan terbaru pemutakhiran ini secara berkala ke KPU Provinsi Jawa Tengah,” kata Muntoko.

Ia menjelaskan, sumber data yang akan dimutakhirkan itu adalah daftar pemilih tetap (DPT) pemilu 2019, data pemilih dari KPU RI yang bersumber dari pemerintah, data terbaru hasil pelayanan administrasi kependudukan daerah, serta laporan masyarakat secara online maupun offline. Data terbaru kependudukan yang akan terus diperbarui dan masuk dalam rencana pemutakhiran data pemilih itu terkait warga yang pindah/datang, pemilih pemula, perubahan identitas, perubahan status pekerjaan TNI/Polri, perubahan alamat, dan kematian.

Subchan Zuhri mengatakan, dengan adanya surat dari KPU RI tersebut, maka KPU Kabupaten Jepara akan terus menindaklanjutinya. “Tentu saja kami akan menggelar rapat pleno setiap bulan terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini, dan akan mengumumkan ke masyarakat. Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, terutama Pemkab Jepara dalam hal ini Dinas Kependudukan, Catatan dan Sipil,” kata Subchan.

Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Jepara Muhammadun mengatakan akan mensosialisasikan kegiatan-kegiatan KPU dalam pemutakhiran data pemilih ke masyarakat, termasuk melalui wesbsite, akun media sosial resmi milik KPU, serta dalam serangkaian kegiatan pendidikan pemilih sepanjang 2020 ini. (kpujepara)