Berita

KPU Apresiasi Pembelajaran Demokrasi di Sekolah

20190904_132326

Kpujepara.go.id – KPU Kabupaten Jepara digandeng SMA Negeri 1 Jepara dalam pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Pemilihan yang digelar Rabu (4/9) di lapangan sekolah ini sudah memakai sistem e-voting.

Pemilih yang hendak menggunakan hak pilih mendatangi tempat pemungutan suara. Panitia pemilihan akan mendapatkan password. Masing-masing pemilih mendapatkan password yang berbeda. Jumlah pemilih terdiri atas 1.163 siswa, 72 guru, dan 30 karyawan.

Pemilih tinggal memencet tombol calon ketua OSIS dan wakil ketua OSIS SMAN 1 Jepara. Dalam pemilihan ini ada tiga calon ketua OSIS dan tiga calon wakil ketua OSIS. Seusai memilih, jarinya dicelupkan ke tinta.

Pemilihan ketua OSIS (Pilkatos) yang memakai e-voting itu disaksikan Komisioner KPU Kabupaten Jepara Ris Andy Kusuma. KPU Kabupaten Jepara mengapresiasi jajaran struktural SMAN 1 Jepara maupun panitia yang telah berperan menumbuhkembangkan proses demokrasi.

Kegiatan semacam ini sangat penting dilaksanakan oleh generasi-generasi penerus bangsa. Karena bisa menjadi bekal bagi peserta didik yang akan menjadi pemilih dalam setiap pemilu.

20190904_132432

Anggota Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jepara ini berharap seluruh civitas praktik pemilihan ketua OSIS ini tertanam di dalam diri, bagaimana berkompetisi secara fair dan menjadi pemilih yang cerdas.

 “Pemilihan ketua OSIS ini tidak ada money politics dan hoax. Sebagai calon pemimpin tidak menyebarkan hoax dan menjanjikan money politics. Begitu juga dengan pemilih, tidak mau menerima money politics,” ujarnya.

Ris Andy Kusuma juga berpesan dalam memilih pemimpin dapat dilihat dari “3I”, yaitu Inspirasi, Inovasi, dan Integritas. “Siapa pun nanti yang terpilih, semoga amanah,” paparnya.

Kepala SMAN 1 Jepara Udik Agus Dwi Wahyudi menekankan integritas. Sikap ini tidak hanya untuk calon ketua OSIS dan calon wakil ketua OSIS, tetapi juga untuk pemilih.

“Integritas ini harus dijaga sampai dewasa kelak. Kalau jadi calon bupati, gubernur, atau presiden jangan menyebarkan politik uang. Begitu juga, kalau jadi pemilih jangan mau disuap. Kalau seperti itu Indonesia akan semakin hebat,” tegasnya. (kpujepara)

 20190904_132534