Berita

KPU Berkoordinasi dengan Polres Terkait Data Pemilih

Kpujepara.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara berkoordinasi dengan Polres Jepara terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (DPB), Senin (24/5). Polres merupakan salah satu stakeholder inti yang terus menjadi mitra KPU baik saat tahapan pemilu dan pemilihan maupun di luar tahapan.

Tim dari KPU Jepara yang berkoordinasi ke mapolres adalah Ketua KPU Subchan Zuhri bersama tiga komisioner lainnya, yaitu Muntoko (Divisi Perencanaan, Data dan Informasi), Ris Andy Kusuma (Divisi Hukum dan Pengawasan) dan Muhammadun (Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM). Mereka didampingi Kepala Subbagian Perencanaan, Data dan Informasi Dinar Sitoresmi dan dua staf. Tim dari KPU diterima Kapolres Jepara AKBP Aris Tri Yunarko di ruang kerjanya. Kapolres didampingi Kasat Intel AKP Adhi Purnomo dan Kabag Ops Kompol Yohan Setiajid. Pertemuan tersebut mematuhi standard prosedur kesehatan dalam pencegahan Covid-19.

Subchan Zuhri mengatakan, hubungan KPU dengan Polres terjalin baik di saat tahapan maupun di luar tahapan pemilu dan pemilihan. Pengalaman terakhir di pemilu 2019, intensitas koordinasi KPU dengan Polres sangat tinggi dan berjalan efektif. Setelah tahapan pemilu selesai, koordinasi itu masih terus terjalin, terutama saat pemutakhiran DPB yang telah berlangsung selama 2020 dan berlanjut di 2021 ini. “Kami masih akan terus berkoordinasi dengan berbagai stakeholder, termasuk Polres setidaknya sebulan sekali untuk mengakses informasi terkait kepentingan pemutakhiran data pemilih,” kata Subchan.

Informasi dari Polres terkait pemutakhiran DPB penting menyangkut anggota Polri yang sudah purnatugas sehingga harus dimasukkan ke dalam data pemilih baru karena amanat konstitusi. Selain itu juga untuk warga Jepara yang menjadi anggota Polri baru, karenanya harus dihapus dari data pemilih mengingat anggota Polri aktif tak memiliki hak untuk memilih dan dipilih dalam pemilu dan pemilihan.

Sinkron

Selain soal pemutakhiran DPB, pembicaraan juga berlanjut ke hal lain, terutama menyangkut persiapan pemilu dan pemilihan serentak 2024. Di antaranya mengenai pentingnya berkoordinasi terkait usulan kebutuhan anggaran yang dipenuhi APBD Kabupaten Jepara. “Setidaknya perlu berkoordinasi agar kegiatan dan kebutuhan bisa sinkron,” lanjut Subchan.

AKBP Aris Tri Yunarko menyambut baik komunikasi dan koordinasi yang dilakukan KPU bersama insitusi Polres. “Pada prinsipnya, kami bisa bekerja sama dalam penyediaan informasi terkait kebutuhan KPU dalam memutakhirkan data pemilih, yaitu alih status keanggotaan Polri itu,” kata Kapolres.

Ia juga menyatakan sinkronisasi kegiatan dalam persiapan pemilu dan pemilihan di 2024 Polres dengan KPU perlu dilakukan. “Terutama saat tahapan sudah berlangsung nanti, perlu koordinasi intensif. Untuk sekarang bisa komunikasi terkait perencanaan anggaran pilkada yang bersumber dari APBD. Tentu saja salah satu acuan kami adalah jika sudah ada tahapan atau jadwal kegiatan yang disusun KPU,” lanjut Kapolres. (kpujepara)

Back to top button
Close