Berita

KPU dan Pemkab Tentukan Langkah Strategis Hadapi Pilkada 2024

Kpujepara.go.id – Sesuai ketentuan regulasi pada UU No 10 Tahun 2016, pemilihan bupati dan wakil bupati Jepara akan diselenggarakan pada November 2024. Hal ini diungkapkan Ketua KPU Jepara Subchan Zuhri saat rapat koordinasi  terkait perkembangan informasi pelaksanaan Pilkada bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jepara di Ruang kerja Bupati Jepara, Rabu (14/4/2021).

Dalam rapat koordinasi tersebut hadir pula anggota KPU  Jepara Ris Andy Kusuma beserta Sekretaris KPU Jepara Dafaf Ali. Rapat dipimpin oleh asisten I Sekda Jepara Dwi Riyanto dan dikuti oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), seperti Bappeda, DPPKAD, Kesbangpol, dan Bagian Tata Pemerintahan Setda Jepara.

Subchan memastikan pemilihan atau Pilkada Jepara akan diselenggarakan pada 2024 jika mengacu pada regulasi yang berlaku saat ini. Kepastian itu dikuatkan dengan batalnya pemerintah merevisi UU Pemilu dan mengeluarkan dari daftar dari program legislasi nasional (prolegnas) tahun ini.  Ia juga mengajak Pemda untuk saling bersinergi mempersiapkan diri menghadapi Pilkada yang akan datang.

Lebih lanjut Subchan menjelaskan jika anggaran Pilkada 2024 masih menjadi beban daerah.  “Sebaiknya pemerintah daerah segera merancang perda terkait pencadangan anggaran untuk Pilkada. Sebagaimana langkah yang dilakukan pemerintah provinsi dalam menyiapkan anggaran pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2024 dengan telah membuat perda dana cadangan,” kata Subchan.

Subchan juga mencontohkan bahwa kesiapan Pemprov Jateng dalam menyediakan anggaran Pilgub 2024 dengan menyispkan dana cadangan mulai 2021, 2022, 2023. Sebagaimana distur dalam perda, tiap tahun Pemprov dibebebani menyiapkan dana cadangan Pilgub paling sedikit Rp 300 miliar. “Saya kira Pemkab Jepara juga bisa mencontoh Pemprov dalam menyiapkan dana pilkada,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Dwi Riyanto mengatakan jika koordinasi antara KPU Jepara dan Pemerintah Daerah harus dilakukan secara terus menerus guna bersiap diri hadapi Pilkada yang akan datang. Ia mengatakan telah menyepakati bersama sekda terkait pencadangan anggaran untuk Pilkada “Kita harus mempersiapkan diri hadapi hajat nasional,” ujar Dwi.  Ia juga memberi arahan kepada OPD terkait dalam kesempatan tersebut untuk segara melakukan pembahasan terkait pembentukan perda menegenai pencadangan anggaran untuk Pilkada agar dapat diselesaiakan tahun ini.

Sementara, Subchan dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan jika di luar masa tahapan ini KPU dan Pemkab  dapat saling berkolaborasi untuk menyelenggarakan kegiatan pendidikan pemilih. “KPU Jepara butuh dukungan dari pemerintah daerah untuk menyelenggarakan pendidikan pemilih,” kata Subchan.

Terkait pendidikan politik pemerintah daerah menyambut baik ajakan kolaborasi dari KPU Jepara. Dwi Riyanto mengatakan jika pendidikan pemilih sangat penting untuk diadakan terutama bagi para pemilih pemula. “Kita dapat menciptakan akselerasi pendewasaan demokrasi melalui pemilih pemula,” kata  Dwi. “Punya kesadaran memilih dan melek politik penting dimiliki oleh para pemilih pemula,” lanjutnya. (kpujepara)

Back to top button
Close