Berita

KPU dan UNISNU Sepakat Tingkatkan Kualitas Demokrasi

IMG_0966 IMG_0978 IMG_0991

JEPARA – Kualitas demokrasi menjadi tanggung jawab bersama semua elemen masyarakat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara selaku penyelenggara pemilu kali ini mengajak pihak Universitas Islam Nahdlotul Ulama (UNISNU) untuk bersama-sama meningkatkan kualitas demokrasi di Jepara.

Peran Perguruan Tinggi (PT) sangat vital dalam turut serta memperbaiki kualitas demokrasi. UNISNU dengan semua potensinya, diharapkan dapat menerjemahkan Tri Darma Perguruan Tinggi yang bisa mendukung pendidikan politik bagi masyarakat.

Kerjasama antara KPU Jepara dan UNISNU itu ditandai dengan penandatanganan MoU antara Ketua KPU Jepara M Haidar Fitri dan Rektor UNISNU Prof. Dr. Muhtarom HM di aula rapat  UNISNU, Rabu (3/6). Hadir dalam acara itu anggota komisioner dan jajaran sekretariat KPU Jepara. Sedangkan dari pihak UNISNU tampak hadir para wakil rektor, dekan dan sejumlah dosen.

Ketua KPU Jepara M Haidar Fitri dalam kesempatan itu menyampaikan harapannya kepada pihak UNISNU untuk memaksimalkan peran dan tupoksinya dalam rangka mendukung peningkatan kualitas demokrasi di Jepara. Dikatakan, kerjasama ini menjadi awal yang baik untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan hasil evaluasi pada pelaksanaan Pemilu 2014 lalu.

Kerjasama antara KPU dan UNISNU ini digagas dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Jepara tentang hak dan kewajibannya sebagai warga Negara berkaitan dengan pelaksanaan pemilu, meningkatkan partisipasi pemilih dalam setiap tahapan pelaksanaan pemilu di Jepara, serta meningkatkan efektivitas koordinasi antara kedua pihak dalam kegiatan sosialisasi setiap tahapan pemilu kepada pemilih.

Adapun ruang lingkup kerjasama ini meliputi lima hal. Yakni pertama, seminar, lokakaya, Fokus Group Discussion (FGD) dan dialog atau diskusi tentang pendidikan politik dan kewarganegaraan serta secara khusus yang berkaitan dengan kepemiluan di Kabupaten Jepara. Kedua, sosialisasi dan penyebaran informasi tentang tahapan pemilu. Ketiga, penelitian dan pengembangan metode dalam rangka peningkatan partisipasi pemilih.

Kemudian ruang lingkup keempat, kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait dengan pelaksanaan pemilu. Dan kelima, kegiatan-kegiatan lainnya yang berkontribusi terhadap penguatan demokrasi, pendidikan pemilih dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pemilu di Kabupaten Jepara.

Saat ini, Haidar menambahkan, KPU Jepara juga sedang menjalin kerjasama dengan lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNISNU dalam hal penelitian karakter pemilih dalam Pemilu 2014.

Sementara Rektor UNISNU Prof. Dr. Muhtarom HM menyambut baik kerjasama yang digagas KPU Jepara tersebut. Menurutnya, UNISNU akan selalu berperan dalam upaya-upaya perbaikan masyarakat.  “Kami punya ribuan mahasiswa. Kami senang hati untuk kerjasama ini,” tandasnya.

Muhtarom menambahkan, kepercayaan KPU Jepara yang menggandeng UNISNU akan dimaksimalkan dengan segala potensi yang ada di kampus tersebut. (hupmas)

Tinggalkan Balasan

Back to top button