Berita

KPU Ingatkan Larangan Kampanye pada Masa Tenang

pengusung capresJEPARA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara ingatkan tim kampanye masing-masing calon presiden dan wakil presiden untuk tidak menggelar kampanye dalam bentuk apapun pada masa tenang.

Anggota KPU Jepara Anik Sholihatun mengatakan, kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden berakhir sampai 5 Juli 2014. Setelah itu, mulai 6 sampai 8 Juli sudah memasuki masa tenang.

“Dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 dan PKPU Nomor 16 Tahun 2014, sudah ditegaskan bahwa pada masa tenang semua orang dilarang melakukan kampanye dalam bentuk apapun,” terangnya. Sanksi bagi yang melakukan kampanye pada masa tenang, sebagaimana pasal 214 UU No 42 Tahun 2008 bahwa setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye di luar jadwal waktu yang telah ditetapkan KPU, dipidana dengan pidana penjara paling singkat tiga bulan atau paling lama 12 bulan dan denda paling sedikit Rp 3 juta atau paling banyak Rp 12 juta.

Ditambahkan, pada masa tenang ini, semua orang maupun tim sukses dari masing-masing pasangan calon, tidak diperbolehkan menggelar kampanye dalam bentuk pertemuan terbatas, tatap muka dan dialog, penyebaran melalui media massa cetak dan elektronik, penyiaran melalui radio dan atau televise, penyebaran bahan kampanye kepada umum, pemasangan alat peraga kampanye, serta kegiatan bentuk lainnnya yang dikategorikan kampanye.

“Mulai tanggal 6 Juli kami ingatkan agar sudah tidak boleh lagi ada iklan di media massa, tidak ada lagi pemasangan alat peraga kampanye maupun penyebaran bahan kampanye lainnya,” tandasnya.

Terkait dengan alat peraga kampanye yang saat ini sudah terpasang, KPU, lanjut Anik, mengimbau agar masing-masing tim sukses untuk segera membersihkan sendiri APK ketika memasuki masa tenang.

Tinggalkan Balasan

Back to top button