BeritaPilgub 2018

KPU Jepara Gelar Pleno Terbuka Susun DPS

img_6158

 Jepara, Kpujepara.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara menggelar Rapat Pleno terbuka dalam rangka penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018, di Aula Kantor KPU Jepara Rabu (14/3/18).

Hadir dalam kegiatan Rapat Pleno tersebut Panwaslih Kabupaten Jepara, Perwakilan TIM Sukses Pasangan Calon tingkat kabupaten, perwakilan dari pejabat Forkopinda, dinas instansi terkait, serta  PPK Se-Kabupaten Jepara.

Komisioner KPU Jepara Divisi Program dan Data Anik Sholihatun menyampaikan, rapat pleno ini diadakan agar data pemilih hasil pemutakhiran yang sudah disusun PPK-PPS bisa diteliti dan dievaluasi oleh seluruh instansi terkait. Hasil rapat ini nanti akan disusun menjadi DPS, di mana akan diujipublikkan oleh masing-masing PPS di desa, baru bisa ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

img_6220

Anik menambahkan dari 843.361 data awal pemilih setelah dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) oleh Perugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan Penyusunan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran, maka data tersebut mengalami perubahan menjadi 856.538 pemilih. Artinya telah terjadi penambahan sebanyak 2.175 pemilih, dengan rincian pemilih baru 40.361,dan pemilih tidak memenuhi syarat 38.186.

Saat jalannya rapat, beberapa PPK mengajukan koreksi perubahan hasil rekap tingkat kecamatan. Perubahan ini kebanyakan terjadi kesalahan identifikasi  jumlah pemilih laki laki dan perempuan, tetapi untuk jumlah keseluruhan sudah benar.

Ketua Panwas Kabupaten Jepara, Arifin mengungkapkan, Panwas tidak akan mengomentari data ini. Panwas percaya bahwa KPU sudah berusaha semaksimal mungkin menyusun data ini. “Semoga hasilnya baik, dan bisa meminimalisir konflik” tambahnya.

img_6212

Acara dilanjut penandatanganan  Berita Acara Rapat Pleno penetapan DPS di Tingkat Kabupaten Jepara. Lalu data yang sudah ditanda tangani diserahkan ke Panwas Kabupaten Jepara, TIM Sukses, Disdukcapil dan jajaran Instansi terkait. Data tersebut berisi identitas pemilih.  “Seluruh pihak berhak menerima salinan ini, agar bisa ikut mencermati DPS” tambah Anik.

img_6262

Setelah ini, lanjut Anik, KPU dan capil masih memiliki PR pada pemilih yang tercantum dalam formulir AC-KWK, yaitu pemilih yang belum memiliki KTP El atau Suket atau belum bisa dipastikan memiliki KTP el / Suket Disdukcapil. Anik menambahkan, walau di awal jumlah pemilih AC-KWK ini sangat banyak, kini data tersebut sudah mengalami penurunan yang signifikan. “Disdukcapil sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengejar pemilih AC-KWK ini. Kami berharap mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk mendorong masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP agar segera ke Disdukcapil” paparnya.

 Dari jumlah 24.594, setelah dicek di data kependudukan 4.827 terekam, 18.522 di database belum terekam, 1.237 tidak ada di database. Sehingga jika digabung ada sebanyak 19.767 orang yang masih masuk di formulir AC-KWK.

Dengan ditetapkannya Daftar Pemilih Sementara Hasil Pemutahiran ini, Anik berharap kepada seluruh masyarakat dan tim penghubung pasangan calon untuk dapat melihat dan memberikan masukan, tanggapan dan koreksi setelah diumumkan melalui kantor desa/kelurahan atau tempat stategis lainnya demi menghasilkan Daftar Pemilh Tetap yang akurat dan terpercaya sehingga diharapkan pada saat pemungutan suara nanti tidak ada lagi permasalahan terkait dengan pemilih yang belum terdaftar. (F2@/Hupmas KPU Jepara)

img_6272

img_6288

Back to top button