Berita

KPU Lakukan Langkah Pencegahan Penularan Virus Corona

Kpujepara.go.id – Jumlah pasien terjangkit virus corona di Indonesia angkanya bertambah dalam sepekan terakhir. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara melakukan upaya-upaya pencegahan terhadap kecenderungan penularan virus tersebut. Salah satunya dengan menyediakan hand sanitizer untuk seluruh pegawai dan para tamu yang hendak masuk ke dalam ruangan kantor. Selain langkah tersebut, KPU Kabupatren Jepara juga melakukan langkah-langkah lain dalam melakukan kerja sehari-hari maupun pelayan publik sesuai dengan panduan dalam surat edaran dari KPU RI.

Dalam empat hari terakhir, KPU sudah menyediakan hand sanitizer di bagian depan kantor. “Jadi kami semua pegawai, juga para tamu yang hendak masuk ke dalam kantor diwajibkan menggunakan hand sanitizer. Di luar itu, juga melakukan langkah-langkah pencegahan dengan terus menjaga kebersihan,” kata Kasubag Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Kabupaten Jepara Sutomo, Kamis (19/3).

Langkah-langkah pencegahan itu diambil setelah KPU Kabupaten Jepara menggelar rapat pleno untuk menindaklanjuti Surat Edaran Nomor 4/2020 dari KPU RI tentang Panduan Tindak Lanjut Pencegahan penularan Infeksi Corona Virus Desease (Covid-19) di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Komisi Independen Pemilihan Aceh dan Komisi Pemilihan Umum/Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota. Rapat pleno dipimpin Ketua KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri, diikuti seluruh angggota KPU lainnya, yaitu Muntoko, Ris Andy Kusuma, Siti Nurwakhidatun, dan Muhammadun. Hadir juga Sekretaris KPU Da’faf Ali. Hasil rapat pleno tersebut ditindaklanjuti dengan langkah-langkah sesuai panduan yang kemudian disampaikan ke seluruh pegawai.

“Langkah-langkah ini dilakukan untuk bersama-sama mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi pegawai KPU dari risiko penularan Covid-19. Selain itu juga memberikan panduan kerja, untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan di KPU tetap bisa berjalan dengan efektif dan efisien,” kata Subchan.

Sesua dengan panduan dalam surat edaran KPU RI tersebut, ketua dan anggota KPU kabupaten/kota, pejabat administrator, serta pejabat pengawas tetap masuk kantor melaksanakan tugas, kecuali terdapat indikasi gangguan kesehatan. Untuk jam kerja, mulai 09.00-15.00. Di antara hal yang ditekankan dalam panduan itu, seluruh penyelenggaraan tatap muka yang menghadirkan banyak peserta di lingkungan KPU agar ditunda/dibatalkan. Pleno-pleno rutin yang merupakan prioritas, tetap dilakukan dengan mekanisme efektif dan efisien. “Kami melakukan langkah-langkah pencegahan dari internal kantor. Kami berharap penyebaran virus ini bisa terputus sehingga aktivitas pelayanan publik dan kegiatan kemasyarakatan juga bisa berjalan normal kembali,” kata Muhammadun. (kpujepara)