Berita

KPU Plenokan Daftar Pemilih Secara Daring

Kpujepara.go.id – Untuk kali pertama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara menggelar rapat pleno terbuka secara daring. Rapat pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) untuk periode Agustus itu digelar pada Kamis (27/8) di aula kantor KPU Jepara.
Di aula, rapat dipimpin Ketua KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri bersama empat komisioner lainnya, yaitu Muntoko, Ris Andy Kusuma, Muhammadun, dan Siti Nurwakhidatun. Selain itu juga Sekretaris KPU Da’faf Ali. Hadir pula Ketua Bawaslu Kabupaten Jepara Sujiantoko. Seluruh peserta rapat mengikutinya secara daring. Di antaranya dari perwakilan partai politik, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Polres Jepara.Subchan Zuhri dalam sambutan saat membuka rapat mengatakan, pilihan rapat pleno dilakukan secara daring itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 masih bisa terjadi dimana-mana sehingga KPU menempuh cara yang lebih aman melalui daring, namun tidak mengurangi substansi penetapan DPB.Rapat pleno sebelumnya, periode Juli dilakukan secara tatap muka dengan jumlah terbatas dan diselenggarakan dengan standard protokol Kesehatan di masa pandemi. Lantas pada pleno terbuka kedua DPB dilakukan dengan cara daring. Sebetulnya rapat pleno DPB sudah dilakukan sejak Maret 2020 dan dilakukan setiap bulan. Pada pleno Maret sampai Juni dilakukan oleh KPU dan hasilnya disdampaikan ke peserta pemilu, Bawaslu, serta stakeholder terkait. Berdasarkan regulasi baru, pleno dilakukan terbuka, yaitu sejak Juli. Sepanjang Maret sampai dengan pleno-pleno berikutnya, masyarakat tetap bisa memberikan masukan terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.Subchan menjelaskan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan merupakan tugas yang harus dilaksanakan KPU kabupaten/kota pascapelaksanaan pemilu 2019. “KPU melakukan pemutakhiran DPB dengan mencoret pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat, menambahkan pemilih baru, dan memperbaiki elemen data dalam daftar pemilih,” kata dia.Berdasarkan hasil pemutakhiran DPB periode Agustus 2020, jumlah pemilih di Kabupaten Jepara sebanyak 877.602 pemilih, terdiri atas 437.838 pemilih laki-laki dan 439.764 pemilih perempuan. Jumlah tersebut berkurang 180 pemilih (dinyatakan tidak memenuhi syarat/TMS) dari DPB periode sebelumnya. Saat ini KPU Kabupaten Jepara masih terus berupaya untuk mengelola data pemilih baru.Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Jepara Muntoko, mengatakan untuk memutakhirkan daftar pemilih, KPU terus mengharapkan masukan dari berbagai pihak. “Kami menerima masukan dari semua pihak, baik Bawaslu, partai politik, instansi terkait, maupun masyarakat karena saat ini KPU tidak memiliki perangkat di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan,” ungkapnya.Masukan dapat diberikan oleh masyarakat, baik secara manual maupun daring. “Kami menyediakan saluran untuk memberikan masukan secara daring melalui bit.ly/updating_data_pemilih_jepara,” kata Muntoko. (kpujepara)