Berita

KPU Terus Sempurnakan Daftar Pemilih Berkelanjutan

kpujepara.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara menyosialisasikan perubahan regulasi terkait Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB). Hal tersebut terungkap saat Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Pemutakhiran DPB periode April 2021 yang diadakan di Aula KPU Kabupaten Jepara Selasa (27/4).

Rakor yang dibuka Sekretaris KPU Kabupaten Jepara Da’faf Ali dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Jepara Sujiantoko. Selain itu, ada perwakilan pengurus partai politik, Disdukcapil, Bagian Tata Pemerintahan Setda Jepara, Polres Jepara, dan Kodim 0719/Jepara. Sebelum mengikuti rapat para peserta mendapatkan masker kain.

Ketua KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri menjelaskan, substansi DPB merupakan data yang diperoleh dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2019. Kemudian, data tersebut dimuktakhirkan sampai tahapan pemilu selanjutnya.

KPU Kabupaten Jepara, imbuhnya, terus berupaya penyempurnaan data pemilih. Untuk itu, dia mengajak kepada stakeholder terkait untuk mendukung upaya-upaya yang dilakukan KPU Kabupaten Jepara.

“Dinamika data pemilih di Kabupaten Jepara sangat dinamis,” ujarnya Subchan yang didampingi empat komisioner lainnya, Muntoko, Ris Andy Kusuma, Muhammadun, dan Siti Nurwakhidatun. Dia juga menyampaikan, ada tren kenaikan data pemilih jika dilihat dari DPT 2019.

Lebih lanjut, Subchan memaparkan, terdapat perubahan regulasi terkait penyelenggaraan Rakor DPB. “Terdapat perubahan teknis seusai terbitnya regulasi baru dari KPU RI,” kata Subchan.

Muntoko menambahkan, perubahan teknis-teknis penyelengaraan PDPB seusai terbitnya SE Nomor 366/PL.02-SD/01/KPU/IV/2021 terkait Pemutakhiran DPB Tahun 2021. Bahwa, berdasarkan SE terbaru itu KPU diminta mengumumkan di kantor, laman website, portal aplikasi, dan atau media sosial, dan membuat siaran pers ke media massa lokal cetak atau elektronik.

Terkait penyampaian DPB, imbuhnya, mengalami perubahan dengan disertai data by name. “Kami harapkan ada feedback dari stakeholder terkait atas data-data tersebut. Terutama, pemilih yang TMS atau pemilih baru,” paparnya.

Untuk Pemutakhiran DPB Periode April 2021 ini berjumlah 878.343 pemilih dengan rincian 437.977 pemilih laki-laki dan 440.336 pemilih perempuan. “Terdapat kenaikan jumlah pemilih sebesar 861 pemilih jika ditilik dari pemutakhiran DPB periode Maret,” urai Muntoko.

Sujiantoko, ketua Bawaslu Kabupaten Jepara menyampaikan apresisasi terkait munculnya regulasi baru. Penyampaian DPB dengan menyertakan data by name. ”Hal ini memudahkan kita dalam melakukan pencermatan,” kata Sujianto.

Polres Jepara dan Kodim 0719 Jepara dalam rakor tersebut menyampaikan kesediaan untuk bekerjasama. Terutama, upaya-upaya pemutakhiran data pemilih ini.

Sedangkan, Rapawi, perwakilan Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Jepara menyampaikan dukungan terkait perubahan regulasi DPB. Yakni, Rakor diselenggarakan setiap tiga bulan sekali. “Hal ini membuka peluang bagi stakeholder terkait untuk mengumpulkan data penunjang DPB,” jelasnya. (kpujepara.go.id)

Back to top button
Close