Berita

Mahasiswa dan Santri Punya Andil Wujudkan Pemilu Demokratis

Ketua KPU Jepara Subchan Zuhri saat menyampaikan sambutan dalam acara KPU Jepara goes to Campus di kampus Politeknik Balaikambang, Nalumsari Jepara, Rabu (19/12/2018).
Ketua KPU Jepara Subchan Zuhri saat menyampaikan sambutan dalam acara KPU Jepara Goes to Campus di kampus Politeknik Balekambang, Nalumsari Jepara, Rabu (19/12/2018).

 

Kpujepara.go.id – Mewujudkan pemilu yang demokratis dan bermartabat bukan hanya ada di tanggung jawab Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara pemilu. Semua pihak di negeri ini punya andil sesuai dengan fungsi masing-masing dalam menyukseskan pemilu 2019.

Hal tesebut disampaikan Ketua KPU Jepara Subchan Zuhri dalam acara KPU Jepara Goes to Campus di Politeknik Balekambang, Nalumsari, Kabupaten Jepara, Rabu (19/12/2018). Kampus Politeknik Balekambang merupakan kampus yang berdiri di bawah Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin, asuhan KH M Ma’mun Abdullah.

Pada kesepatan itu, di hadapaan seratusan mahasiswa Subchan menyampaikan, mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat yang tingkat pendidikannya lebih tinggi punya peranan penting untuk turut memperbaiki cara pikir masyarakat dalam menghadapi pemilu. “Merubah perilaku politik masyarakat dalam pemilu itu tidak mudah. Tentu harus dimulai dari kelompok-kelompok berpendidikan seperti mahasiswa dan para santri ini,” katanya.

Para mahasiswa dan santri ini juga diminta untuk menyebarluaskan pesan-pesan moral kepada masyarakat di sekitarnya dalam menyambut pemilu 2019 ini. Ada tiga pesan yang disampaikan KPU Jepara kepada para mahasiswa. Pertama soal pesan anti hoaks, kemudian pesan anti sara dan anti politik uang.

“Kita harus bisa memulai dari diri kita sendiri untuk komitmen anti hoaks, anti sara dan anti politik uang. Baru kemudian kita sebarkan pesan moral ini kepada keluarga kita, saudara kita dan tetangga kita,” pesan Subchan. Dengan demikian, diharapkan, pemilu 2019 akan lebih bermartabat dan demokratis.

Komisioner KPU Jepara Siti Nur Wakhidatun yang juga menjadi narasumber dalam acara itu menyampaikan bahwa pemilu 2019 menjadi sejarah baru bagi bangsa Indonesia. Yakni dengan digabungkannya pemilihan legislative dan eksekutif secara serentak. “Kita nanti akan memilih lima jenis surat suara sekaligus. Yakni memilih anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota serta memilih presiden dan wakil presiden” terangnya.

Sementara direktur Politeknik Balekambang KH. Miftahuddin, S.Ag. MM., menyampaikan bahwa mahasiswa harus mampu berperan dalam pemilu 2019 dengan memberikan edukasi kepada masyarakat. Mahasiswa harus bisa memberi contoh bagaimana menjadi pemilih yang cerdas dan baik. Yakni sebagaimana pesan KPU bahwa pemilu 2019 harus bebas dari hoaks, isu sara dan politik uang. (sub/kpujepara)

Komisioner KPU Jepara Siti Nur Wakhidatun menyampaikan materi sosialisasi pemilu 2019 dalam acara KPU Jepara Goes to Campus di kampus Politeknik Balaikambang, Nalumsari Jepara, Rabu (19/12/2018).
Komisioner KPU Jepara Siti Nur Wakhidatun menyampaikan materi sosialisasi pemilu 2019 dalam acara KPU Jepara Goes to Campus di kampus Politeknik Balekambang, Nalumsari Jepara, Rabu (19/12/2018).
Back to top button
Close