Berita

Mengoptimalkan Website untuk Membangun Kredibilitas Lembaga

Kpujepara.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara menindaklanjuti rapat koordinasi kehumasan yang diselenggarakan KPU Provinsi Jawa Tengah 17-18 Februari lalu dengan menggelar pertemuan internal yang melibatkan seluruh komisioner dan pegawai sekretariat. Muara dari pertemuan itu adalah menyusun langkah-langkah praktis untuk mengoptimalkan website dan media sosial lembaga (KPU) demi kredibilitas lembaga.

Pertemuan internal tersebut dipimpin Ketua KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri bersama empat komisioner lainnya, yakni Muntoko, Ris Andy Kusuma, Siti Nurwakhidatun, dan Muhammadun. Acara dipandu Sekretaris KPU Da’faf Ali.

Subchan Zuhri mengatakan, pertemuan internal yang melibatkan seluruh staf tersebut merupakan rencana yang sudah disepakati pada awal 2021, dimana setiap sebulan sekali ada pertemuan yang melibatkan seluruh komisioner dan semua pegawai di lingkungan KPU. Namun pada saat pertemuan pertama kemarin bertepatan dengan turunnya Surat Dinas Nomor 170/2021 tentang Optimalisasi Pemanfaatan Akun Media Sosial dalam Membangun Kredibilitas Kelembagaan KPU. Surat tersebut diterima KPU Jepara dua hari setelah rakor kehumasan yang diisi Kepala Koordinator Bagian Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik KPU RI Robby Leo Agust.

Subchan Zuhri menjelaskan satu per satu isi surat tersebut. Intinya bagaimana terjadi sinergi antara akun media sosial KPU di semua tingkatan, baik KPU RI, provinsi maupun kabupaten/kota. Selain itu juga mengaktifkan seluruh platform media sosial yang dimiliki untuk membangun komunikasi efektif dengan publik. “Ada dorongan dan semangat yang besar di pimpinan di KPU RI agar website dan medsos kelembagaan ini dioptimalkan. Ini mesti kami transformasikan di KPU Kabupaten Jepara,” kata Subchan Zuhri.

Muntoko mengatakan sebelumnya telah memberikan beberapa masukan untuk pengelola website, khususnya perlunya beberapa penyegaran fitur layanan informasi. “Termasuk didalamnya bagaimana nanti informasi pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan atau DPB bisa terakomodasi secara optimal melalui website dan medsosnya,” kata dia. Ris Andy Kusuma mendorong seluruh pegawai juga aktif mendukung upaya-upaya optimalisasi website dan medsos KPU ini dengan terlibat aktif. “Seluruh pegawai menjadi yang terdepan dalam mengakses dan menguasai informasi-informasi yang dipublikasikan KPU,” kata dia.

Sementara itu Muhammadun memberikan analogi-analogi betapa pentingnya website dan medsos KPU sebagai jembatan komunikasi publik untuk membangun kredibilitas lembaga. “Yang amat penting untuk lembaga adalah bagaimana kredibilitas dan akuntabilitasnya terjaga di mata publik. Pegawai beraktivitas di website dan medsos untuk lembaga derajat urgensinya menjadi sama penting dan sama wajib karena tanpa optimalisasi peran website itu kredibilitas lembaga bisa buruk atau dipertanyakan di mata publik. Ini mirip pernyataan bahwa yang penting seseorang makan nasi untuk menjaga stamina, namun seseorang itu tak bisa makan jika tak dibarengi lauk tempe. Maka lauk tempe menjadi sama pentingnya dengan makanan pokok,” kata Muhammadun.

Dalam kesempatan itu ia mengajak tim humas dalam waktu dekat untuk meningkatkan intensitas kelas berbagi pengetahuan yang sudah berjalan beberapa bulan. “Dalam waktu dekat atau secepatnya, pelatihan untuk mengoptimalkan medsos bisa masuk dalam kurikulum kelas di tim humas,” kata Muhammadun.

Dalam pertemuan itu, Da’faf Ali mengingatkan seluruh pegawai untuk betul-betul memedomani aturan tata naskah dalam pembuatan surat-surat resmi KPU baik untuk internal maupun eksternal. (kpujepara)

Back to top button
Close