Berita

“Milih Niku Ampun Kerana Huwik….”

whatsapp-image-2018-12-07-at-11-04-10-1

KPU Jepara.go.id – Serangkaian acara Maulud Nabi Muhammad Saw di Desa Bondo Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara disisipi kegiatan sosialisasi pemilu 2019 oleh KPU Jepara. KH Mahbub Junaidi yang memberi mauidha hasanah dalam acara Maulud Nabi di Mushala Baiturrahmah Desa Bondo Kecamatan Bangsri di antaranya menekankan pentingnya memilih pemimpin dengan mengedepankan mutu atau baiknya seorang calon pemimpin tersebut.

Milih niku ampun kerana huwik. Milih niku kerana calon pemimpinnya baik. Mboten kerana seneng.   Mangke nek milih kerana huwik, kok upama ana eleke pemimpin nggih jenengan nderek bertanggung jawab…” (memilih pemimpin itu jangan karena motivasi uang. Memeilih pemimpin itu atas pertimbangan karena calonnya baik, bukan soal senang. Kalau memilih dengan motivasi uang, nanti jika ada buruknya pemimpin itu, kita ikut bertanggung jawab…,” kata Kiai Mahbub Junaidi.whatsapp-image-2018-12-07-at-11-09-49

Acara sosialisasi itu juga diisi oleh salah satu komisioner KPU Jepara Muntoko. Dalam kesempatan itu Muntoko menyampaikan soal hak-hak masyarakat yang memiliki hak pilih untuk memilih, serta bisa mencermati calon-calon yang saat ini sedang berkampanye. Pemungutan suara untuk pemilu 2019 yang akan digelar pada 17 April 2019. Sosialisasi berikutnya juga dihadiri Muntoko di Mushala Nurul Yaqin Desa bondo pada 6 Desember. Dalam acara yang sama, yaitu Maulud Nabi dengan penceramah Kiai Muhyidin Rosyad.

Lima Surat Suara

Lima surat suara bakal diterima oleh calon pemilih di pemilu 2019 mendatang. Kelima surat suara tersebut harus dicoblos. Pencoblosannya tidak boleh asal. Agar surat suaranya sah.

Hal tersebut dijelaskan oleh Ris Andy Kusuma, komisioner KPU Kabupaten Jepara saat memberikan sosialisasi di Musala Al Muhajirin, RT 1 RW 1, Desa Tedunan, Kecamatan Kedung, baru-baru ini. Sosialisasi itu dihadiri pengurus mushala, ratusan warga, Kasubbag Teknis Sekretariat KPU Kabupaten Jepara Nur Jamil, dan Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Tedunan Lutfi.

“Kalau di pilbup atau pilgub ada satu surat suara. Di 17 April 2019 mendatang para pemilih akan menerima lima surat suara,” ujar koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Jepara.

Lima surat suara tersebut , paparnya, untuk memilih calon presiden dan calon wakil presiden RI, anggota  DPD, anggota DPR RI, anggota DPRD provinsi, dan anggota DPRD kabupaten. Masing-masing kartu suara memiliki warna yang berbeda. “Jangan sampai tertukar saat memasukan surat suara ke kotak. Nanti kotak suaranya sesuai dengan surat suara,” ungkapnya.

whatsapp-image-2018-12-07-at-11-04-10

Saat berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS), tambah Ris Andy, masing-masing surat suara tersebut diharapkan dibuka secara penuh. Tidak ada bagian yang terlipat. “Hal tersebut untuk menghindari bagian bawahnya atau yang terlipat tercoblos. Kalau dalam satu surat suara ada dua lebih coblosan berbeda kotak, surat suara jadi tidak sah,” ungkapnya.

Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Tedunan Lutfi menambahkan, di Desa Tedunan ada tujuh TPS. Dia juga berharap, warga turut pro aktif untuk mengecek namanya sudah terdaftar dalam daftar pemilih atau belum.

“Daftar pemilih sudah kami pasang di tempat strategis. Salah satunya di balai desa. Bisa dicek sudah terdaftar atau belum. Apabila belum terdaftar bisa segera melaporkan kepada kami atau sekretariat PPS,” paparnya. (Muh, Ris/kpujepara)

whatsapp-image-2018-12-07-at-11-04-10-2

 

Back to top button
Close