Berita

Nelayan Jepara Turut Menentukan Hasil Pilbup

Komisioner KPU Jepara Subchan Zuhrie saat memberikan materi sosialisasi Pilbup 2017 di hadapan nelayan, Kamis (12/1).
Komisioner KPU Jepara Subchan Zuhrie saat memberikan materi sosialisasi Pilbup 2017 di hadapan nelayan, Kamis (12/1).

JEPARA – Nelayan di Kabupaten Jepara wajib menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara, Rabu, 15 Februari 2017 mendatang. Partisipasinya untuk memilih pemimpin merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan dan implementasi dari bela Negara.

Hal tersebut disampaikan oleh Pasiter Kodim 0719 Jepara Kapten Inf Ramelan saat memberikan materi pendidikan politik dan sosialisasi Pilbup Jepara 2017 di Aula KPU Jepara, Kamis (12/1). Kapten Ramelan hadir sebagai narasumber menggantikan Komandan Kodim Letkol Inf Ahmad Basuki.

Menurut Ramelan, Nelayan yang selama ini hidup dari hasil laut yang merupakan karunia Tuhan, tentu wajib untuk turut serta memikirkan nasib Jepara ke depan. “Caranya gunakan hak pilih anda pada tanggal 15 Februari 2017. Suara nelayan turut menentukan nasib Jepara ini,” pintanya.

Sementara, Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Jepara Subchan Zuhri yang juga memberikan materi sosialisasi menekankan pentingnya memilih pemimpin. Menurutnya, Jepara dengan jumlah penduduk lebih dari 1,2 juta jiwa ini akan bubar jika tidak memiliki pemimpin.

“Saya contohkan, bagaimana jika ada kapal atau perahu tanpa nakhoda. Tentu perahu itu akan mudah tenggelam,” ujarnya. Oleh karena itu, jika suatu daerah tidak memikliki pemimpin, maka yang terjadi adalah kekacauan.

“Pemerintah kita bisa berjalan karena ada yang memimpin. Ada yang memikirkan nasib nelayan. Ada yang mengatur persoalan pendidikan, ada yang mengurusi insfrastruktur. Semua itu karena ada pemimpin,” terangnya.

Subchan melanjutkan, dalam system demokrasi kita ini, semua orang punya hak yang sama untuk turut menentukan pemimpinnya. Suara nelayan juga sama dengan suara profesi lainnya.

Di Jepara ini, sebagaimana disampaikan Ketua Himpunan Nelayan Indonesia (HNSI) Jepara Sudiyatno jumlahnya ada 13.090 orang. Ribuan nelayan itu tersebar mulai dari Desa Clering Kecamatan Donorojo, sampai Desa Kedung Malang, Kecamatan Kedung, termasuk di Karimunjawa.

Sudiyatno menghimbau pada para nelayan yang hadir dalam sosialisasi untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilbup Jepara yang dislenggarkan pada 15 Februari Mendatang. Dia juga mengajak nelayan di Jepara untuk mengawal pemerintah yang diberi amanat untuk memimpin Jepara selama lima Tahun mendatang. “Siapapun yang terpilih nanti, nelayan harus terus mengawal agar janji-janji pasangan calon dapat dilaksanakan,” imbuh Sudiyatno. (hupmas KPU Jepara)

img_0107

Back to top button
Close