Berita

Rencana Vaksinasi Pakai Data Pemilih

Kpujepara.go.id – Virus Covid-19 sudah merebak. Kini pemerintah berencana melakukan vaksinisasi. Untuk melakukan vaksin, pemerintah berencana memakai data pemilih dari KPU RI.

Rencana tersebut terungkap saat KPU Provinsi Jawa Tengah melakukan Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) untuk periode Triwulan IV. Rapat pleno secara daring itu digelar Kamis (28/1/2021). KPU Kabupaten Jepara yang diwakili Muntoko, Divisi Program, Data, dan Informasi mengikuti dari kantor.

Pemakaian data pemilih akan dibahas pekan depan. “KPU RI akan melaksanakan konsolidasi dengan Kemenkes dan Kemendagri. Dalam agenda itu Kemenkes berrencana menggunakan DPT sebagi acuan dalam melakukan vaksinasi Covid-19,” ujar Paulus Widiyanto, koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Tengah.

Paulus menambahkan, rencana KPU terkait Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB). Nanti akan diatur dalam Peraturan KPU (PKPU). Di rancangan tersebut ada pembahasan waktu melaksanakan pleno DPB tingkat Kabupaten/kota.

“Saat ini di KPU kabupaten/kota satu bulan sekali dan provinsi setiap tiga bulan sekali. Kemungkinan bisa berubah tiga bulan sekali untuk KPU Kabupaten/Kota dan KPU Provinsi setiap 6 bulan sekali,” ujar Paulus didampingi Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Yulianto Sudrajat dan komisioner yang lain, Diana Ariyanti, Ikhwanudin, Muslim Aisha, Putnawati dan M. Taufiqurrahman.

Tidak hanya itu, saat ini sudah ada aplikasi Sidalih DPB. Aplikasi tersebut sudah dikembangkan oleh KPU RI. Namun, aplikasi tersebut belum bisa digunakan karena dalam penyempurnaan. “Selain itu ada pembahasan terkait TPS permanen,” paparnya.

Rapat pleno secara daring itu diikuti perwakilan Disdukcapil Provinsi Jawa tengah, Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, pengurus partai politik tingkat Jawa Tengah, serta instansi lainnya.

Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Yulianto Sudrajat menyampaikan, terima kasih atas partisipasi peserta rapat pleno. Selanjutnya, dia menyampaikan batalnya kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan kemunduran jadwal dari 15 Januari 2021. “Hal ini dikarenakan situasi pandemi Covid-19 yang semakin merebak dan berlangsungnya PPKM di wilayah Kota Semarang dan beberapa kota lainnya di Jawa Tengah,” urainya.

Berdasarkan hasil pemutakhiran DPB Triwulan IV Tahun 2020, jumlah pemilih di 14 KPU Kabupaten/Kota di Jawa Tengah sebanyak 12.109.531 pemilih. Jumlah itu terdiri atas 6.047.600 pemilih laki-laki dan 12.109.531 pemilih perempuan.

Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Provinsi Jawa Tengah Nur kholis mengatakan, siap mendukung kegiatan yang dilaksanakan KPU Provisi Jawa Tengah. “Kami mendukung yang dilakukan KPU,” ujarnya. (kpujepara)

Back to top button