Berita

Setelah Dibubarkan, Kontribusi PPK Ditunggu di Pemilu Mendatang

Asisten I Setda Jepara M Junaidi memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Evaluasi danPembubaran Badan Ad hoc Pemilu 2014
Asisten I Setda Jepara M Junaidi memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Evaluasi danPembubaran Badan Ad hoc Pemilu 2014

JEPARA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara Rabu, 22 Oktober membubarkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Acara yang digelar di Ball Room Sakinah Taman Kopi, Mayong itu juga dilakukan rapat kerja evaluasi terhadap jajaran badan penyelenggara ad hoc selama pelaksanaan pemilu 2014.

Ketua KPU Jepara M Haidar Fitri mengungkapkan, tugas PPK dalam Pemilu DPR, DPD dan DPRD serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 telah berakhir. “Kami nyatakan para anggota PPK ini sudah selesai dari tugas-tugas penyelenggaraan pemilu,” katanya di depan para anggota PPK.

Namun,  lanjut dia, para mantan anggota PPK ini dapat bersama lagi di dalam pelaksanaan pemilu mendatang. “Pemilu yang akan dating butuh penyelenggara yang berpengalaman. Pengalaman sebagai penyelenggara dalam pemilu 2014 dan hasil evaluasi ini akan sangat berguna dalam penyelenggaraan pemilu-pemilu yang akan dating,” ungkapnya.

Terkait dengan pelaksanaan pemilihan kepada daerah, Haidar menerangkan bahwa sesuai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 1 Tahun 2014, pemilukada akan dilakuakn secara langsung. Dijelaskan pula, untuk pemilukada di Kabupaten Jepara yang masa jabatan bupati dan wakil bupati akan habis pada tahun 2017, pemilukada akan digelar serentak pada 2018. “Semoga kita akan kembali bekerjasama dalam pemilukada 2018 nanti,” sambungnya.

Dalam evaluasi PPK tersebut, KPU membagi dalam lima kelompok sesuai divisi. Divisi Hukum dipimpin Ketua KPU Jepara M Haidar Fitri, Divisi Pemungutan dan Penghitungan Suara serta badan penyelenggara dipimpin Andi Rahmat, Divisi Pemutakhiran Data Pemilih dan Kampanye dimpimpin Anik Sholihatun, Divisi Sosialisasi dan Pemantauan dipimpin Subchan Zuhri, dan terakhir Divisi Logistik dan Keuangan dipimpin Koko Suhendro.

Menambahkan, Divisi Sosialisasi KPU Jepara Subchan Zuhri, meskipun para anggota PPK ini sudah dibebastugaskan dan dibubarkan, namun secara personal, mereka masih memiliki tugas secara individu. Yakni tugas untuk terus melakukan pendidikan politik terhadap masyarakat sekitarnya.

“Para mantan anggota PPK ini merupakan penggerak demokrasi. Maka ada atau tidak pemilu, mereka tetap punya mandat social untuk melakukan pendidikan politik terhadap masyarakat,” paparnya. Disampaikan, pendidikan politik terhadap masyarakat harus terus diberikan kepada masyarakat demi tercapainya demokrasi yang berkualitas. (**)

Anggota PPK Pakis Aji Soleh memberikan pesan kesan
Anggota PPK Pakis Aji Soleh memberikan pesan kesan
para anggota PPK berjabatan tangan dengan komisioner KPU setelah acara evaluasi dan pembubaran, 22 Oktober 2014
para anggota PPK berjabatan tangan dengan komisioner KPU setelah acara evaluasi dan pembubaran, 22 Oktober 2014

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close