Berita

Terapkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Berdemokrasi

(Kpujepara.go.id) Nilai-nilai Pancasila harus diterapkan dalam berdemokrasi. Hal tersebut diungkapkan Ris Andy Kusuma, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara saat sosialisasi pendidikan politik yang bertemakan ‘’Penguatan Demokrasi Pancasila pada Generasi Millenial Anti Narkoba di Masa Pandemi’’.

Kegiatan yang diselenggarakan Bakesbangpol di Gedung MWC NU Kecamatan Welahan, Jepara pada Kamis (6/5/2021) ini dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Selain Ris Andy, ada dua narasumber lain. Yakni, Padmono Wisnu Nugroho, anggota Komisi A DPRD Kabupaten Jepara dan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jepara Lukito Sudi Asmara.

Ris Andy yang merupakan Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Jepara memaparkan, nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan. Apalagi, di era digital ini semua generasi tidak bisa terlepas dari media sosial.

“Seharusnya media bisa menjadi sarana dalam menyebarkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, bukan justru sebaliknya,” ungkap Ris Andy.

Tidak hanya itu, dalam menjalankan Demokrasi ini ada dua tantangan yang dihadapi masyarakat di Kabupaten Jepara. Tantangan itu berupa wilayah Kabupaten Jepara masuk zona merah dalam peredaran narkoba dan penyebaran Covid-19 yang akhir-akhir ini kembali tinggi.

Berdasarkan pengungkapan kasus yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kabupaten Jepara belum lama ini mencapai 101 gram sabu. Nilainya mencapai Rp 1,3  miliar. Sedangkan, jumlah warga yang terkonfirmasi Covid-19 kembali meningkat.

“Menerapkan nilai-nilai Pancasila merupakan langkah strategis. Hal itu sebagai langkah untuk memberantas peredaran narkoba dan menekan penyebaran Covid-19,” paparnya.

Sementara itu, Lukito Sudi Asmoro menambahkan, keterlibatan rakyat dalam pengambilan keputusan politik bersifat strategis. Keputusan-keputusan tersebut yang menentukan nasib rakyat.

‘’Terdapat distorsi dalam perjalanan berdemokrasi di Indonesia. Saat ini di antaranya masyarakat masih sulit dalam menerima perbedaan. Kita sebaiknya menerapkan nilai-nilai Pancasila untuk mempercepat pendewasaan dalam berdemokrasi,’’ imbuhnya.

Sedangkan, Padmonowisnu Nugroho menerangkan, generasi milenial sangat akrab dengan media sosial. Perannya dalam arus informasi di media sosial sangat penting.

Dia berharap, generasi milenial mampu sebagai agen dalam memutus mata rantai informasi yang tidak benar. “Keterlibatan generasi milenial dengan penyalahgunaan narkoba dapat menjadi penghambat rencana Generasi Emas 2045,” tegasnya. (kpujepara.go.id)

 

Back to top button
Close