Berita

Warga Butuh Panduan Memilih dengan Lima Surat Suara

Anggota KPU Jepara Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Muhammadun saat mengisi acara sosialisasi pemilu 2019 di RT 37 RW 7 Desa Kecapi Kecamatan Tahunan.
Anggota KPU Jepara Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Muhammadun saat mengisi acara sosialisasi pemilu 2019 di RT 37 RW 7 Desa Kecapi Kecamatan Tahunan.

kpujepara.go.id – Kalangan ibu-ibu  memperkirakan kemungkinan butuh waktu agak lama dalam mencoblos pada pemilu serentak 17 April 2019 mendatang. Mereka berharap mendapatkan penjelasan yang cukup karena mesti mencoblos lima surat suara. Karena itu mereka menyambut baik langkah KPU Jepara yang mensosialisasikan pemilu 2019 sejak dini, bahkan sampai ke tingkat rukun tetangga.

Hal itu mengemuka dalam sosialisasi pemilu 2019 berbasis keluarga yang berlangsung di RT 37 RW 7 Desa Kecapi Kecamatan Tahunan, Jepara. Acara itu juga dihadiri ibu-ibu  dari RT 36 RW 7 Desa Kecapi yang hanya dipisahkan Jalan Sosrokartono.

Anggota KPU Jepara yang membidangi Divisi  Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Muhammadun mengatakan, sosialisasi berbasis keluarga di Kecapi itu adalah yang pertama untuk pemilu 2019. “Selanjutnya kami sudah merencanakan sossialisasi serupa di desa-desa lain di Jepara, yang pesertanya sampai ke tingkat RT,” kata Muhammadun.

Saat sosialisasi, Muhammadun menyampaikan perkiraan jumlah daftar pemilih tetap  di Kabupaten Jepara sedikit lebih banyak kaum perempuan dibanding laki-laki. Daftar pemilih tetap hasil perbaikan itu sesuai jadwal tahapan dilakukan pada Senin (12/11).

Beberapa peserta menanyakan tentang pemilu serentak. Muhammadun menjelaskan pemilu serentak ini akan menjadi yang pertama dimana pemilih akan mencoblos lima surat suara, yaitu surat suara untuk memilih calon presiden dan wakil presiden, surat suara untuk memilih Dewan Perwakilan Daerah (DPD), serta tiga surat suara lainnnya untuk memilih anggota DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, dan DPR RI.

Dalam kesempatan itu juga membicarakan tentang kampanye yang tahapannya sudah berjalan. Hal itu bisa dijadikan ajang masyarakat untuk mencermati para calon anggota legislatif, DPD, maupun calon presiden dan wakil presiden secara seksama, dengan tetap mengedepankan semangat persaudaraan sesama warga. Kaum perempua bisa menjadi pelopor dalam upaya memberikan pendidikan politik yang sehat di masyarakat. (kpujepara)

Back to top button
Close